Uji Coba PTM, Lupa Bawa Bekal Sampai Suasana Canggung

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Beragam situasi terjadi di uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Karanganyar. Mulai dari peserta PTM lupa bawa bekal makan sampai suasana kelas yang canggung.

Di SMPN 1 Karanganyar, siswa mulai berdatangan ke sekolah sekira pukul 07.15 WIB. Pihak sekolah sudah membuat denah tempat duduk di 10 kelas yang digunakan dalam uji coba PTM. Masing-masing kelas diisi sebanyak 10 anak. Nantinya 100 anak kelas VIII tersebut akan mengikuti uji coba ini selama dua pekan. Dalam satu hari, anak-anak akan mengikuti pembelajaran selama 2 jam.

“Nanti jadi evaluasi. Semangat anak-anak, konfisi fisiknya. Kalau ada yang putus di tengah jalan (tidak mengikuti PTM), penyebabnya apa, akan kita evaluasi,” ucap Dradjad, Kapala SMPN 1 Karanganyar kepada KRJOGJA.com, Selasa (6/4/2021).

Sekretaris Satgas Covid-19 Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto mengatakan tak banyak catatan dari 5 sekolah dalam pelaksana uji coba PTM meskipun harus menjadi catatan. “Misalnya siswa enggak bawa hand sanitizer, lupa bawa bekal dan pembelajaran belum cair. Masih canggung. Ini tak terlalu berarti. Pada intinya semua prokes sudah diterapkan dan berjalan baik,” katanya.

BERITA REKOMENDASI