UMK 2022 Resmi Berlaku, Pelanggaran Upah Buruh Belum Ditemukan

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pelanggaran pembayaran upah belum ditemukan. Pengusaha telah membayar upah buruh sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 sebesar Rp 1.998.153,18. Hal tersebut diketahui setelah dilakukan pemantauan bersama.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo Agustinus Setiyono, Rabu (12/1) mengatakan, Disperinaker Sukoharjo sudah melakukan pemantauan pelaksanaan pembayaran UMK tahun 2022 dibeberapa perusahan. Petugas yang diterjunkan tidak menemukan praktek pelanggaran. Artinya perusahaan sudah membayar upah buruh sesuai ketentuan dalam UMK tahun 2022 dan buruh mendapatkan haknya.

Hasil pemantauan tersebut membuat Disperinaker Sukoharjo lega. Sebab sebelumnya dalam tahap sosialisasi pihak pengusaha telah menyanggupi mampu membayar upah buruh sesuai ketentuan UMK tahun 2022. Kesanggupan dilakukan oleh pengusaha dengan tidak membuat surat pernyataan keberatan atau penangguhan pembayaran.

“Sementara belum ada temuan pelanggaran UMK tahun 2022. Petugas kami sudah memantau dan Januari ini merupakan awal dimana bisa diketahui kepatuhan pengusaha terkait pembayaran upah buruh,” ujarnya.

Disperinaker Sukoharjo masih akan terus memantau pelaksanaan pembayaran upah. Sebab masing-masing pelaku usaha menerapkan sistem pembayaran upah berbeda ada yang di awal bulan dan akhir bulan.

“Terkait waktu pembayaran tanggal berapa kami serahkan teknisnya ke pengusaha. Namun yang jelas setiap bulan buruh berhak menerima upah sesuai ketentuan UMK tahun 2022,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI