UMS Bangun Rumah Sakit Satelit Pendidikan

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Hari pertama penerapan PPKM Darurat, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memulai pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Satelit di jalan Adisucipto Solo. Ground breaking oleh rektor Prof Dr Sofyan Anif ditandai pengeboran pertama, Sabtu (03/07/2021), usai peresmian Edutorium Ahmad Dahlan.

Upacara peresmian maupun ground breaking dilangsungkan secara daring diikuti gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof Haedar Nasir. Pembangunan Rumah Sakit yang menelan biaya sekitar Rp 130 milyar akan rampung dalam satu tahun.

“Dana Rp 130 milyar hanya untuk pembangunan fisik, belum temasuk alat kesehatan,” jelas Siyam Priono Nugroho, koordinator tim perencana dan pegawas pembagunan RS UMS.

Untuk tahap pertama akan menyelesaikan rumah sakit tipe D dengan 50 bed. Tapi berikutnya ditingkatkan menjadi tipe C dengan 200 bed.

Hal itu dibenarkan rektor Prof Sofyan Anif. Rumah sakit ini untuk melengkapi persyaratan Fakuktas Kedokteran yang ada. Rumah sakit selain difokuskan untuk pendidikan dan riset juga memberikan kontribusi pembangunan kesehatan di wilayah Surakarta.

Dengan adanya fasilitas ini selain untuk pelayanan kesehatan, ke depan untuk mengembangkan Fakultas Kedokteran dengan membuka program program spesialis. Jadi RS UMS akan menjadi Pusat pengembangan akadenik di bidang ilmu kedoteran.

Apa yang dilakukan UMS., menurut gubernur Ganjar Pranowo, sangat ditunggu tunggu masyarakat. Sekarang ini yang sedang diburu adalah rumah sakit. (Qom)

BERITA REKOMENDASI