Unik! Kapolres Sukoharjo Dirikan Monumen dari Knalpot Brong

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kabupaten Sukoharjo memiliki ikon baru berupa monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa yang terbuat dari 250 knalpot brong hasil sitaan Satlantas Polres Sukoharjo saat operasi lalu lintas.

Pembuatan monumen tersebut diprakarsai oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dibangun di Jalan Ir Soekarno Solo Baru Grogol. Peresmian dipimpin Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo, Jumat (8/4).

Bupati Sukoharjo Etik Suryani usia peresmian mengatakan, monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa menjadi bangunan ikon baru bagi Kabupaten Sukoharjo. Terlebih lagi penempatannya dilakukan di wilayah strategis di Solo Baru Grogol.

Monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa memiliki ukuran besar dan dengan mudah dilihat warga masyarakat yang melintas di Jalan Ir Soekarno Solo Baru Grogol. Etik Suryani mengapresiasi pembangunan monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa yang diprakarsai oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan. Bentuk Elang Danadyaksa juga diapresiasi Etik Suryani sangat bangus sebagai karya seni yang terbuat dari knalpot.

“Ikon baru Kabupaten Sukoharjo ada patung berbentuk patung Elang Danadyaksa yang terbuat dari knalpot,” ujarnya.

Etik Suryani mengatakan, monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa diharapkan bisa menjadi media pembelajaran bagi masyarakat untuk menggunakan knalpot sesuai standar. Selain itu juga mengajarkan untuk tetap tertib berlalulintas di jalan.

“Mengajarkan pada masyarakat dan anak-anak kita untuk berkendara dengan santun dan sesuai aturan sehingga tidak bising menggunakan knalpot brong,” lanjutnya.

Bupati mengatakan, knalpot brong sitaan hasil operasi lalu lintas dari Polres Sukoharjo tidak dihancurkan dan bisa dibuat menjadi sebuah karya seni monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa. Pemkab Sukoharjo mengapresiasi langkah dari Polres Sukoharjo tersebut.

“Ini hasil karya anak kita dari Sukoharjo dan merupakan inovasi dari Kapolres Sukoharjo,” lanjutnya.

Wakapolres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo mengatakan, monumen berbentuk patung Elang Danadyaksa merupakan ide dan inovasi dari Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan. Patung dibuat memanfaatkan knalpot brong hasil sitaan dalam operasi lalu lintas.

Tujuan pembangunan dilakukan sebagai bentuk nyata mengingatkan masyarakat tetap menggunakan knalpot sesuai standar pada kendaraan bermotor. Apabila nekat melakukan pelanggaran menggunakan knalpot brong maka akan ditindak tegas petugas.

Kompol Teguh mengatakan, penggunaan knalpot brong selain melanggar aturan juga menyebabkan keresahan masyarakat karena menimbulkan suara bising. Hal ini berdampak pada ketidaknyamanan masyarakat.

“Patung Elang Danadyaksa ini dibangun menggunakan knalpot brong sekitar 250 buah dirangkai dan dibentuk menjadi burung elang,” lanjutnya.

Usai dibangun dan diresmikan, Kompol Teguh meminta pada semua pihak untuk membantu menjaga dan merawat. Sebab monumen ini baru ada di Kabupaten Sukoharjo.

Kompol Teguh menambahkan, Satlantas Polres Sukoharjo akan terus melakukan operasi lalu lintas salah satu sasarannya penggunaan knalpot brong. Pelaku pelanggaran akan ditindak secara tegas oleh petugas. (Mam)

BERITA REKOMENDASI