UNS Terpilih Percontohan Kampus Sehat

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Perguruan tinggi kini mulai digarap Kementerian Kesehatan sebagai kawasan untuk merobah perilaku sehat melalui program kampus sehat. Sekarang ini sudah ada enam perguruan tinggi yang dijadikan percontohan sebagai kampus sehat, salah satunya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

"Ini terobosan untuk optimalisasi pencegahan dan pengendalian penyakit pada kelompok usia produktif di perguruan tinggi," jelas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr Anung Sugihantono MKes usai menandatangani MoU dengan rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho, Rabu (17/10).

Menurut Anung, prevalensi atau kejadian obisitas dan merokok usia 18 tahun ke atas, angkanya tinggi. Mereka 80 persen berada di kampus. Karena itu warga kampus harus didorong memiliki perilaku sehat dan benar. "Kalau warga kampus sudah berperilaku sehat dan benar, maka di rumah maupun komunitas juga benar."

Saat ini sudah banyak kalangan anak-anak kampus yang menginisiasi perilaku hidup sehat. Ia berharap pimpinan universitas menindaklanjuti mengeluarkan kebijakan seperti larangam kios penjual rokok di dalam kampus, disamping penjualan minuman atau makanan berkadar gula tinggi. Dengan begitu kampus benar-benar merobah mahasiawa berperilaku sehat.

Rektor Prof Jamal menambahkan dengan adanya program kampus sehat, ke depan akan menjadi barometer kesehatan. Misalnya terkait merokok maupun peredaran makanan. "Kami berharap tidak ada yang merokok. Atau kalau ada yang ingin merokok, di tempat khusus merokok, makanan yang beredar di kampus juga harus sehat."

Bersamaan penandatanganan MoU di atas, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (Dir P2PTM) dr Cut Putri Arianie, M H Kes  juga melakukan  penandatanganan dengan Dekan Fakultas Kedokteran, Dr Reviono.-(Qom)

 

UNS

BERITA REKOMENDASI