Urai Macet, Masuk Tol Soker Bisa Lewat Kebakkramat

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Pintu masuk tol Solo-Kertosono melalui Desa Kebak, Kebakkramat akan dibuka untuk umum pada arus balik lebaran untuk mengurai kemacetan di ruas Jalan Solo-Sragen. Di luar keperluan tersebut, aksesnya dipakai kendaraan operasional dari kepolisian, PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) dan PT Waskita Karya.

“Ini belum dibuka untuk umum. Kami diminta berjaga di pintu masuk ini jika sewaktu-waktu ada perintah membuka. Namun sampai saat ini belum. Hanya boleh kendaraan dari kepolisian, PT SNJ dan Waskita,” ujar Siswandi, seorang penjaga pintu alternatif di tol wilayah Desa Kebak, Kebakkramat kepada wartawan, Jumat (8/7/2016).

Di lokasi, petugas memasang dua bilah bambu di akses masuk tol untuk menghalangi kendaraan milik pemudik masuk ke sana.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo mengatakan, pintu masuk tol di Desa Kebak akan dibuka untuk umum apabila terjadi kemacetan di ruas Jalan Sragen-Solo. Namun sejak jalur fungsional dibuka seara dari Sragen-Solo pada Kamis (7/7/2016), tak terjadi kemacetan selama operasional jalur alternatif itu mulai pukul 06.00 WIB-17.00 WIB. Justru, kemacetan berlangsung setelahnya.

“Jalur tol tidak bisa dipakai saat malam. Di ruas tersebut belum terpasang penerangan. Meski sempat terjadi kepadatan kendaraan pada Kamis petang, tol tetap ditutup,” jelasnya.

Pada hari pertama jalur alternatif dibuka untuk arus balik, jumlah mobil melintas sekitar 2.500 unit. Jumlah ini terhitung standar seperti halnya arus mudik pada sepekan sebelumnya. Suryo mengatakan penanda arah untuk arus balik di jalur alternatif tol Soker rute Sragen-Solo telah dipasang lengkap. Begitu pula kesiapan petugas di 17 persimpangan tol dengan jalan desa. Suryo tak memungkiri masih terlihat sepeda motor maupun hewan ternak melintas di jalur eklusif itu.(M-8)

 

BERITA REKOMENDASI