Usai Belanja Rubicon, Bupati Bagikan NMax buat Kades

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Usai membeli mobil Jeep Wrangler Rubicon Rp 1,9 miliar untuk mobil dinas Bupati Juliyatmono, kini Pemkab Karanganyar kembali berbelanja kendaraan dinas bagi 162 kepala desa dan 15 lurah. Masing-masing berhak pinjam pakai sepeda motor Yamaha N-max versi non ABS dengan total pengadaan sekitar Rp 4 miliar dari APBD 2020.

Dalam penyerahan simbolis sepeda motor itu di Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (21/2) terungkap harga awal per unit Rp 28.720.000. Melalui pengadaan e-katalog, satu unit dipatok Rp 27.500.000.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan pemakaian sepeda motor berkapasitas 155 cc itu memudahkan kades dan lurah memberi pelayanan ke warga. Ia mewanti-wanti penggunaannya tak boleh selain mereka.

“Buat kepala desa melayani lebih baik warganya. Datangi ke permasalahan. Motor itu bisa memudahkan menjangkau ke daerah-daerah pelosok dan medan terjal,” katanya kepada wartawan.

Sepeda motor tersebut didrop ke Gedung Wanita oleh penyedia barang dari Dealer Yamaha Sumber Baru Rejeki Solo (SBR) pada Kamis (20/2). Dalam berita acara serah terima disebutkan penyerahannya bersifat hibah dari Pemkab Karanganyar ke pemerintah desa dan kelurahan. Adapun biaya operasional seperti bahan bakar minyak, pemeliharaan serta pajak ditanggung pemiliknya.

Juliyatmono mengatakan belum berencana membeli lagi kendaraan dinas pada tahun ini.

“Mobil dinas kabag dan kadis sudah tersedia dan layak,” katanya.

Kepada kades dan lurah, ia menganjurkan sepeda motor dinas lawas berupa Honda Mega Pro supaya dialihkan pinjam pakainya ke sekretaris desa (sekdes).

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan pengadaan sepeda motor dinas bagi lurah dan kades didasari kebutuhan. Menurutnya, Honda Mega Pro pengadaan tahun 2012, kini sudah usang dan tidak layak pakai.

“Banyak yang mangkrak (Mega Pro) Meski demikian jangan dijual. Itu aset pemerintah. Nantinya akan dilelang atau dialihkan ke perangkat,” katanya.

General Manager (GM) Marketing SBR Solo, Verry Kurniawan mengatakan total sepeda motor yang dipesan Pemkab Karanganyar 182 unit.

“177 Unit Nmax dan lima unit Lexi. Per unit harga normal Rp28.720.000 tetapi ini jadi Rp27,5 juta on the road. Kalau Lexi Rp24 juta,” kata Verry.

Kapasitas mesin Yamaha N-max yang dipesan BKD Karanganyar adalah 155 cc sedangkan Lexi 125 cc. Sejumlah kabupaten lain, seperti Klaten, Boyolali, dan Sukoharjo sudah lebih dulu membeli N-max untuk kendaraan dinas kepala desa dan lurah.

“Kami melayani se-Keresidenan Surakarta. Kebetulan Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar. Dengan harga yang sama,” ujar dia.

Saat ditanya tambahan lima unit Yamaha Lexi, Kepala BKD Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan itu untuk kebutuhan mobilitas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). (Lim)

BERITA TERKAIT