Usai ‘Ceraikan’ Dedy, Yuni Mendadak Sambangi Kantor PKS

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN, KRJOGJA.com – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mendadak menyambangi kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sragen, Selasa (3/3) malam. Kedatangan Yuni pasca turunnya rekomendasi DPP PDIP yang memisahkannya dengan Wabup asal PKS, Dedy Endriyatno ini dalam rangka memberi penjelasan ke pengurus PKS Sragen.

Yuni yang sejak awal digadang-gadang bakal kembali berduet dengan Dedy, ternyata harus kandas karena oleh PDIP, Yuni dipasangkan dengan kader PKB, Suroto. Yuni datang sekitar pukul 20.00 WIB disambut jajaran pengurus DPD, Fraksi PKS dan dewan pimpinan tingkat daerah (DPTD) PKS.

“Kedatangan saya kemari untuk memenuhi undangan teman-teman PKS yang sempat tertunda beberapa kali. Tapi sebenarnya pertemuan ini tidak hanya PKS yang menginginkan, saya secara pribadi juga ingin agar bisa saling nemberikan penjelasan atau ‘tabayun’,” ujar Yuni usai pertemuan.

Menurut Yuni, pertemuan malam itu diisi diskusi panjang lebar. Bahwa intinya ia menjelaskan kepada PKS terkait rekomendasi DPP PDIP yang keluarnya tidak Yuni-Dedy tapi Yuni-Suroto. “Saya jelaskan dari A sampai Z, akhirnya penjelasan itu bisa diterima, sehingga teman-teman PKS bisa ambil sikap. Saya berharap ‘paseduluran’ tetap terjaga. Komitmen bersama sampai Mei 2021 harus saya jaga, Mas Dedy juga harus menjaga. Setelah itu silakan ditanyakan ke PKS sikap yang akan diambil terkait Pilkada,” terang Yuni.

Yuni berharap paseduluran, kekancan dan persahabatan tetap dijaga selamanya alias ‘sak lawase’. Tidak terpengaruh dengan hiruk pikuk politik meski dirinya tak lagi dipasangkan dengan kader PKS di Pilkada 2020. “Yang lebih penting adalah persahabatan. Kalaupun nanti harus berhadapan (di Pilkada), tetap santun dan berteman,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI