Usai Peletakan Pertama, Proyek Macet

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Proyek perbaikan jalan penghubung Gentanbanaran-Karang, Kecamatan Plupuh, Sragen senilai Rp 3,6 miliar tak kunjung dikerjakan. Padahal peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati sudah dilakukan sebulan lalu.

Tidak diketahui secara pasti kenapa pihak rekanan belum memulai pekerjaan perbaikan jalan yang kondisinya rusak parah itu. Hanya cor-coran sisa seremonial peletakan batu pertama saja yang masih terlihat.

Sejumlah warga setempat juga heran kenapa proyek belum dimulai kendati sudah diawali oleh bupati. Warga berharap pengerjaan proyek bisa rampung saat Lebaran tahun ini. "Kami kecewa kenapa tidak segera dimulai proyeknya. Kami khawatir bupati tidak tahu ulah rekanan nakal ini," ujar Sri Hartini, warga Gedangan, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Selasa (13/6).

Sri lebih kecewa lagi karena tahun ini dia dan keluarganya masih harus berlebaran dalam kondisi jalan rusak. Saat ada kendaraan lewat, debu jalan berterbangan hingga teras rumah. "Peletakan batu pertama sudah sebulan lalu. Saat itu yang meletakkan batu pertama Bupati, dihadiri Pak Camat, dan pimpinan dinas lain," jelasnya.

Sri mengakui setelah seremonial peletakan batu pertama oleh bupati, tidak ada pengerjaan apa pun di lokasi proyek. Dia sendiri tidak tahu alasan kenapa belum ada pengerjaan. "Lebaran ini kami berharap jalan sudah rampung. Tapi malah belum dikerjakan," tandasnya.

Sriyono, warga yang lain menambahkan, perbaikan Jalan Gentanbanaran-Karang sudah lama dinantikan warga. Selama bertahun-tahun kondisi jalan tersebut rusak parah. "Rusaknya sudah lama. Maka saat dengar kabar akan diperbaiki kami senang banget. Apalagi Bu Bupati hadir langsung untuk meletakkan batu pertama," tambahnya.

Terpisah, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat dikonfirmasi mengaku kecewa belum dimulainya proyek perbaikan jalan tersebut. Dia berencana mengecek ke lokasi proyek seusai kegiatan Duhur Keliling dan Asar Keliling. "Terima kasih informasinya, pasti saya cek ada apa ini kok

macet," tandasnya.

Menurut Yuni, mestinya proyek langsung dikerjakan setelah ada peletakan batu pertama. Kalau pihak rekanan tidak segera memulai proyeknya, dikhawatirkan waktu pekerjaan tidak nutut

. (Sam)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI