Vaksin Booster di Karanganyar Berpacu Dengan Waktu

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar dibatasi waktu melakukan vaksinasi booster hanya sampai 31 Januari 2022. Hal itu disebabkan masa kedaluwarsa vaksin yang baru saja diterimanya, relatif singkat.

“Untuk vaksin booster ini, kita mendapat 14.616 dosis moderna dan 4.060 Astrazeneca. Penggunaannya hanya sampai 31 Januari. Setelah itu sudah kedaluwarsa. Mulai hari ini diberikan oleh 21 puskesmas. Agar merata, per hari diberikan untuk 500 sasaran. Vaksin booster ini diberikan sekali,” katanya kepada wartawan di vaksin centre gedung PMI Karanganyar, Kamis (20/01/2022).

Vaksin booster diberikan prioritas ke lansia dan pengidap gangguan imunitas. Pada launching vaksin tersebut dihadiri Bupati Juliyatmono, Wabup Rober Christanto, para pimpinan forkopimda, pejabat eselon dan tokoh masyarakat. Mereka menjadi pioner menerima vaksin booster.

Lebih lanjut dikatakan, pemberian vaksin ini ke sasaran disesuaikan ketersediaan. Jenis Astrazeneca dan Pfizer diberikan setengah dosis tiap suntikan. Sedangkan moderna satu dosis.

“Tergantung dropping dari pusat apa, kita pakainya itu. Enggak bisa memilih karena logistik terbatas dan terbatas waktu penggunaan,” katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono usai divaksin berharap besar program pemerintah ini sukses mengakhiri Pandemi Covid-19. Seluruh kegiatan masyarakat juga dapat pulih. Termasuk kegiatan peribadahan, sosial dan ekonomi. Ia mengaku sangat merindukan suasana silaturahmi saat Lebaran.

“Sudah dua tahun ini menahan rindu bertemu keluarga karena terhalang Pandemi. Semoga vaksin booster ini berhasil menekan laju penularan virus dan mengakhiri pandemi, sehingga kita bisa berlebaran lagi. Dapat beribadah selama ramadan secara aman dan nyaman. Momentum itu tidak bisa ditukar apapun. Sehingga besar harapan kembali normal dan pandemi berakhir,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI