Vaksin Booster Jadi Syarat Ambil BLT Migor

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Vaksinasi booster atau dosis III yang dibarengkan pengambilan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi minyak goreng dan bantuan pangan non tunai (BPNT) memicu penumpukan antrean. Manajemen kantor pos selaku penyalur dana berencana mengubah alur antreannya.

“Setelah berkeliling tadi, penumpukan terjadi di kantor pos kota dan balai Kelurahan Delingan. Antreannya menumpuk di vaksinasi. Padahal juru bayar sudah siap. Sehingga, loket juru bayar dari Kantor Pos sepi. Menunggu mereka usai vaksin,” kata Kepala Kantor Pos Karanganyar, Luluk Maulidia kepada KRJOGJA.com, Sabtu (16/04/2022).

Sebenarnya vaksin booster atau dosis III bukan syarat mengambil bansos. Pemkab Karanganyar memasang gerai vaksin di tempat pembayaran bansos supaya mendongkrak capaian vaksin booster. Bupati Karanganyar Juliyatmono memerintahkan Dinas Kesehatan dan satuan tugas vaksin presisi untuk melayani vaksinasi bagi penerima bantuan sosial.

Lebih lanjut Luluk mengatakan, berjubelnya antrean disebabkan skrining hingga cetak kartu vaksin membutuhkan waktu. “Kalau hanya pembayaran BLT saja enggak lama. Maksimal hanya satu atau dua menit. Scan barcode lalu foto penerima dana dan serahkan uang. Sebelumnya serahkan undangan dulu ke petugas dan menunggu dipanggil. Nah, kalau vaksin didahului mengisi formulir, dipanggil, skrining, suntik dan menunggu cetak kartu. Di Delingan kemarin, merampungkan proses vaksinasi dulu selesai baru kemudian ambil BLT. Jadi lama,” katanya.

Proses tersebut menjadi bahan evaluasi. Pada penyaluran besok, alurnya akan diubah. Yakni mengambil BLT dulu baru kemudian vaksinasi. Ini supaya mengurai panjangnya antrean. “Bagi yang tidak lolos skrining vaksin tadi, tetap boleh mengambil BLT kok,” katanya.

Sementara itu kantor pos Karanganyar menbagikan BLT subsidi migor dan BPNT jatah bulan Mei sekaligus ke 54.614 penerima manfaat. “Yang kami salurkan ke semua daerah di Karanganyar kecuali Kecamatan Gondangrejo, Colomadu dan Desa Ngringo Jaten karena diampu kantor pos Solo,” katanya.

Tiap penerima berhak memperoleh Rp500 ribu rinciannya Rp300 ribu BLT migor rapelan Januari-Maret dan Rp200 ribu BPNT. Penyaluran dimulai Jumat (15/04/2022) sampai Sabtu pekan depan.

Sarsini penerima bansos asal Tegalasri Karanganyar mengaku vaksin booster di gerai yang disiapkan di halaman kantor pos kota. Ia mengambilkan bantuan ibundanya yang terbaring sakit. “Tadi divaksin. Alhamdulilah enggak masalah. Semoga sehat. Uang BLT buat berobat ibu,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI