Vaksinasi di Sukoharjo, Kodim 0726 Sasar Usia 12 Tahun Ke Atas

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com– Kodim 0726 Sukoharjo melaksanakan kegiatan vaksinasi virus Corona dengan sasaran penerima usia 12 tahun ke atas. Sasaran vaksin tersebut merupakan kali pertama digelar di Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Makodim 0726 Sukoharjo, Rabu (21/7/2021).

Komandan Kodim (Dandim) 0726 Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan, sasaran kali ini untuk anak usia 12 tahun ke atas.

“Kegiatan serupa ke depan direncanakan dengan sasaran usia 12 tahun keatas akan dilanjutkan dengan siswa sekolah maupun yang ada di pondok pesantren di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kali ini kami menyediakan kuota sebanyak 251 dosis,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, pada saat ini Pemkab Sukoharjo masih melakukan kegiatan vaksinasi rutin dengan sasaran nakes, lansia dan petugas pelayan publik. Pemkab Sukoharjo sekarang juga sedang berencana melakukan percepatan peningkatan kekebalan masyarakat secara massal dengan pemberian vaksin virus Corona. Program tersebut yakni vaksinasi virus Corona pada masyarakat umum dengan usia minimal 18 tahun.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dalam rencana tersebut melibatkan sejumlah pihak terkait. Sebab vaksinasi virus Corona akan digelar dengan diikuti oleh masyarakat umum dalam jumlah banyak. Hal ini berdampak pada penyiapan vaksin virus Corona dalam jumlah banyak pula

Persiapan teknis dan ketentuan lain masih dalam tahap persiapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dan pihak terkait. Apabila nanti sudah siap maka akan diinformasikan resmi oleh Pemkab Sukoharjo pada masyarakat.

“Vaksinasi virus Corona masih terus jalan dengan sasaran nakes, lansia dan petugas pelayan publik. Ada juga sasaran pedagang pasar tradisional, tenaga pendidik dibeberapa sekolah yang sebelumnya jadi lokasi uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Kedepan juga direncanakan vaksinasi virus Corona dengan sasaran masyarakat umum berusia minimal 18 tahun. Itu masih persiapan dan baru dikoordinasikan dengan pihak terkait,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo diketahui, realisasi vaksinasi virus Corona Sukoharjo hingga 17 Juli 2021 untuk dosis 1 mencapai 98.579 orang atau 18,41 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 59.589 orang atau 11,13 persen. Pemberian vaksin terus dilakukan agar capaian target sesuai sasaran dapat segera selesai.

Realisasi vaksinasi virus Corona dengan sasaran lansia per 17 Juli 2021 mencapai 44.025 orang atau 56,62 persen untuk dosis 1 dan 29.508 orang atau 37,95 persen untuk dosis 2. Untuk sasaran lansia target vaksinasi diberikan pada 77.756 orang.

Sedangkan untuk petugas layanan publik, target sasaran sebanyak 30.010 orang. Realisasi vaksinasi sendiri sudah mencapai 40.973 orang atau 136,53 persen untuk dosis 1 dan untuk dosis 2 mencapai 20.548 orang atau 68,47 persen. Untuk nakes, dosis 1 sebanyak 9.605 orang atau 154,79 persen dan dosis 2 mencapai 9.506 orang atau 153,20 persen.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, seperti diketahui bersama bahwa akhir-akhir ini kasus positif virus Corona menunjukan peningkatan yang sangat mengkhawatirkan, baik peningkatan kasus secara nasional, tingkat provinsi Jawa Tengah bahkan di Kabupaten Sukoharjo.

Kabupaten Sukoharjo merupakan salah satu daerah yang mengalami peningkatan penyebaran kasus positif virus Corona yang cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan penyebaran yang hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo, sehingga ini tentunya menjadi keprihatinan dan harus diatasi bersama.
Dalam upaya mengendalikan dan mengatasi dampak pandemi virus Corona ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, namun harus dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kabupaten Sukoharjo termasuk dari jajaran TNI.

“Saya sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan vaksinasi virus Corona ini karena mengatasi dampak pandemi virus Corona,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI