Vaksinasi Dikebut, Kasus Covid-19 Turun 50%

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sragen mengklaim vaksinasi covid-19 berdampak signifikan menurunkan angka penambahan kasus covid-19. Sejak program vaksinasi dimulai dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan, angka terkonfirmasi Covid-19 terus menurun.

“Adanya PPKM dan vaksinasi membuat angka positif semakin sedikit. Terbukti d Gedung Technopark (tempat isolasi pasien Covid) hanya terisi 55 orang dan RS hanya terisi 50%. Padahal dulu selalu full, bahkan sampai menolak-nolak pasien,” ujar Kepala Dinkes Sragen, dr Hargiyanto kepada wartawan Kamis (04/03/2021).

Menurut Hargiyanto, saat ini vaksinasi memang belum bisa mencakup seluruh pelayan publik. Dari total kurang lebih 33.000 tenaga pelayan masyarakat, yang sudah menerima vaksin baru 5.000 orang. “Jadi nanti semua akan tervaksin 33.000. Sejauh ini baru mendapatkan 5.000 dosis. Yang jelas begitu dapat vaksin dari provinsi, langsung kami lakukan vaksinasi kepada pelayan publik,” terangnya.

Sementara, sebanyak 12.000 dosis vaksin Covid-19 telah tiba Instalasi Farmasi Dinkes pada Rabu (03/03/2021) lalu. Belasan ribu dosis vaksin itu rencananya akan diperuntukkan bagi 6.000 orang sasaran. Petugas Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sragen, Karno, menyampaikan vaksin Covd-19 untuk TNI dan Polri dibedakan nomornya. Dia menyebut vaksin untuk Polri sebanyak 800 dosis dan TNI sebanyak 200 dosis sedangkan sisanya 11.000 dosis untuk Dinkes.

Menurut Karno, sebenarnya Dinkes Sragen hanya dapat 10.000 dosis tetapi oleh Pemprov Jateng ditambah 1.000 dosis. Selain vaksin ada alat suntik sebanyak 14 dus berisi 1.800 unit alat suntik tetapi ada satu dus yang tidak penuh. Total alat suntik yang diterima Pemkab Sragen sebanyak 25.000 unit. “Ada juga safety box sebanyak 250 buah dan alkohol swabs sebanyak 250 boks masing-masing 100 unit,” kata Karno. (Sam)

BERITA REKOMENDASI