Vaksinasi Hewan Kurban Distop

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Karanganyar menyetop pemberian obat dalam pada tubuh hewan kurban menjelang dua pekan sebelum pemotongan. Vaksinadi dan pengobatan dalam sengaja diberikan pada waktu paling efektif, yakni sebulan sebelumnya.

“Petugas Keswan sudah menyisir seluruh kantung-kantung penyedia hewan kurban sebulan lalu. Saat itu, sapi diberi obat cacing yang bereaksi selama 30 hari setelahnya. Juga obat-obatan dalam dan vaksin hewan sesuai keperluan. Ini merupakan waktu paling efektif sebelum dipotong,” kata Kepala Disnakkan, Sumijarto kepada KR, Senin (29/8).

Ia memastikan tidak ada sapi atau kerbau terlewat diberi obat itu. Sebab, pemberiannya di waktu kurang dari 30 hari menjelang pemotongan tidak akan efektif menyembuhkan penyakit hewan serta berbahaya jika dikonsumsi. Sumijarto meminta masyarakat benar-benar memasak matang daging kurban agar mematikan bakteri maupun cacing. Di musim kemarau basah seperti sekarang, hewan ternak rentan terpapar larva cacing.

Sementara itu pemeriksaan fisik hewan kurban bakal diberlakukan serentak mulai 1 September sampai akhir Hari Tasrik atau 14 September 2016 di pasar tradisional maupun pasar tumpah tepi jalan. Disnakkan menerjunkan 20 petugas Keswan yang dibagi lima kelompok. Tiap kelompok terdiri satu dokter hewan dan staf. (M-8)  

 

BERITA REKOMENDASI