Vaksinasi Pelajar Belum Prioritas, Hambat Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Hanya peserta didik yang sudah vaksinasi Covid-19 yang boleh mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). Padahal progres vaksinasi di kalangan tersebut tersendat.

Kepala DKK Purwati mengakui progres vaksinasi kalangan remaja berusia 12 plus lamban. Hingga Jumat (03/09/2021) tercatat vaksinasi ke remaja diikuti 3.355 orang atau 4 persen untuk dosis I. Sedangkan dosis II diikuti 1.822 orang atau 2,1 persen. Purwati mengakui vaksinasi bagi mereka belum masuk prioritas.

“Prioritasnya masih ke lansia dan kalangan berisiko. Belum sampai ke masyarakat umum, khususnya usia 12-14 tahun,” katanya, Jumat (03/09/2021).

Dalam konteks persiapan PTM, ia menyebut pengajar mutlak harus vaksinasi. Begitu pula peserta didiknya. Ini penting supaya risiko penularan Covid-19 diminimalisasi karena mereka akan menjalani KBM di satu ruangan. Mengenai belum semua remaja mendapatkan vaksin, ia menyarankan Disdikbud selektif memilih siswa. Sambil berjalan uji coba, ia akan menyiapkan logistik vaksinasi bagi kalangan tersebut.

“Kembali lagi ke persediaan vaksin. Kalau ada yang mencukupi, diupayakan vaksinasi bagi peserta didik yang ikut simulasi PTM,” katanya.

Ia menyebut ketersediaan vaksin selain difokuskan ke lansia dan kalangan berisiko, juga ke ibu hamil. Di kalangan ibu hamil, vaksinasi menyentuh 60 persen.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Nurini Retno Hartati membenarkan bahwa peserta uji coba PTM adalah siswa yang telah vaksinasi Covid-19.

“Diusahakan yang ikut simulasi PTM itu sudah vaksinasi. Memang belum banyak yang menjalaninya. Makanya sambil jalan dulu. Mereka yang belum tetap belajar dari rumah,” jelasnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Bagoes Darmadi mengatakan pihaknya diberi waktu sepekan menyiapkan uji coba PTM. Selanjutnya pendampingan ke sekolah tetap di lakukan terkait sterilisasi.

“Kita mem-backup saja arahan pak Bupati. Terutama penyemprotan disinfektan. Secara riil, levelingnya menurun kaus harian Covid-19. Pekan depan sudah mulai. Ini persiapan pembentukan satgas. Logistik penyemprotan disinfektan dari BPBD diserahkan ke sekolah. Tinggal Satgas sekolah yang melanjutkan,” katanya.

Rencananya, gelombang pertama simulasi PTM dimulai 13 September 2021. Semua SMPN mengikutinya. Sedangkan hanya beberapa SD saja yang diikutkan. (Lim)

BERITA REKOMENDASI