Visa Belum Jadi, Calhaj Tetap ke Tanah Suci

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI (KRjogja.com) – Meski sudah mulai memberangkatkan rombongan pertama ke tanah suci pada Selasa (09/08/2016), ternyata masih ada visa untuk sebagian jamaah haji asal Jateng dan DIY yang belum keluar. Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo masih berusaha memberesi permasalahan tersebut.

Kasubag Humas PPIH Embarkasi Solo, Agus Widakdo, menyatakan, dari 26.561 calon jamaah haji (calhaj) asal Jateng dan DIY, baru 17.437 visa yang sudah diterbitkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi. Sementara sebanyak 9.124 visa, dari 9.004 visa calhaj asal Jateng dan 120 visa calhaj asal DIY.

Agus memastikan visa untuk calhaj yang diberangkatkan pada gelombang pertama yang dijadwalkan berangkat pada 9 – 21 Agustus yang terdiri dari kloter 1 sampai kloter 34 sudah beres.  Sementara visa yang belum jadi berasal dari kloter 34 sampai kloter 74 yang akan diberangkatkan dalam gelombang dua pada 23 Agustus – 5 September mendatang.

“Semua mekanisme untuk pengajuan visa sudah kita jalani semua. Namun penerbitan visa itu sepenuhnya kewenangan Kedubes Arab Saudi,” ujarnya kepada KRjogja.com.

Di sisi lain, sebanyak 354 calhaj kloter pertama dari Tegal menjadi rombongan pertama calhaj asal Jateng dan DIY yang diberangkatkan ke tanah suci melalui Embarkasi Solo, tepat pada pikul 16.40 WIB. Semestinya, anggota kloter pertama sebanyak 360 calhaj, namun enam calhaj tak bisa diberangkatkan karena berbagai sebab, yakni dua calhaj dan satu pendamping mesti dirawat di RS dr Moewardi, Solo karena kondisi kesehatan yang tak memungkinkan untuk terbang, sedang tiga calhaj dimutasi ke kloter lain.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang melakukan pelepasan mengatakan, jamaah mesti mewaspadai cuaca panas yang saat ini menerpa tanah suci. Pengawasan kepada jamaah juga mesti ditingkatkan untuk menjamin keselamatan dan keamanan mereka selama menjalankan ibadah haji. (M-9)

BERITA REKOMENDASI