Volume Kendaraan Meningkat Petugas Kosentrasi Arus Balik Lebaran

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com)  Arus balik lebaran diperkirakan akan terjadi mulai 29 Juni hingga 2 Juli mendatang. Pada kondisi tersebut volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan. Pengaturan ekstra dilakukan petugas di wilayah Kecamatan Kartasura karena menjadi titik rawan macet imbas dari dibukanya jalur tol Solo – Kertosono. Wakapolres Sukoharjo Kompol M Ifan Hariyat, Rabu (28/6) mengatakan, arus balik diperkirakan mulai terjadi pada Kamis (29/6) dan puncaknya Minggu (2/7). Hal tersebut terjadi karena panjangnya libur lebaran tahun ini. Polres Sukoharjo sudah mempersiapkan diri dalam pengaturan lalulintas kendaraan pemudik disemua wilayah. Kendaraan pemudik yang akan melakukan perjalanan balik diperkirakan terlihat dalam satu atau dua hari kedepan. “Posisi sekarang arus lalulintas kendaraan disemua wilayah Sukoharjo ramai lancar. Kalaupun ada kedapatan itu hanya situasional saja karena ada masyarakat dalam perjalanan silaturahmi lokal saja. Arus balik diperkirakan mulai terlihat Kamis (29/6) dan puncaknya Minggu (2/7),” ujar Kompol M Ifat Hariyat. Kendaraan pemudik saat melakukan arus balik diperkirakan akan tiba di Sukoharjo pada malam dan dinihari. Hal itu terjadi karena mereka melakukan perjalanan jarak jauh seperti dari wilayah Jawa Timur ke Jawa Barat atau Jakarta. Petugas mencatat ada ribuan kendaraan melintas di Sukoharjo saat arus mudik. Titik terpadat berada di wilayah Kecamatan Kartasura, Sukoharjo Kota, Solobaru Grogol dan Mojolaban. “Dominasi masih mobil pribadi, sepeda motor, travel dan bus dari wilayah Jakarta dan Jawa Barat,” lanjutnya. Pada arus mudik kemarin tidak ditemukan kendala yang menjadi penghambat. Kalaupun ada sifatnya hanya sementara dan dapat diatasi petugas di lapangan. “Misalnya saja ada kendaraan pemudik mogok dan terjebak di keramaian jalan. Petugas sudah langsung menolong pemudik dan membantu mengeser ke tepi. Ada juga karena pengaruh pasar tumpah tapi itu juga bisa diatasi petugas,” lanjutnya. Polres Sukoharjo meminta kepada seluruh petugasnya melakukan pengaturan dengan turun ke jalan. Mereka wajib bertugas di jalan mengantisipasi terjadinya kemacetan. “Pada jam tertentu misal seperti di perempatan Kartasura disana full dijaga petugas pengatur lalulintas. Sebab di jam tertentu terjadi penumpukan kendaraan,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI