Wadul Dewan, Warga Parangjoro Protes Pembangunan Pabrik

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sepuluh orang mengatasnamakan Paguyuban Peduli Pembangunan Parangjoro (P4) Rasa Wening warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol demo ke kantor Pemkab dan DPRD Sukoharjo. Mereka memprotes pendirian dua bangunan berupa pabrik cat dan bangunan calon gudang sparepart.

Koordinator aksi Sumarsoni, Selasa (12/12) mengatakan, pembangunan pabrik cat dan gudang sparepart melanggar aturan. Sebab bangunan membahayakan talud pengaman saluran dan diduga pabrik menggunakan bahan kimia. Hal itu berdampak pada lingkungan masyarakat termasuk tanaman padi petani rawan rusak.

Warga juga memprotes penggunaan lahan dimana seharusnya statusnya seharusnya untuk pertanian atau pemukiman penduduk, namun justru dipakai sebagai pabrik. Keberadaan bangunan jelas berdampak pada lingkungan sekitar. “Keberadaan bangunan itu harus ditinjau ulang karena banyak hal yang melanggar aturan,” ujar Sumarsoni.

Peninjauan ulang dimaksudkan agar pemerintah melihat secara langsung baik kondisi bangunan dan perizinan. Apabila memang diketahui melanggar aturan maka harus diberikan teguran dan sanksi.

P4 Rasa Wening mengajukan sejumlah tuntutan terhadap kedua bangunan. Pabrik cat telah menggunakan bahan kimia maka harus diuji kelayakan bahan kimia tersebut, karena jauh sebelumnya sudah banyak kaum tani. Petani sering protes karena banyak tanaman padi mati.

“Tuntutan lain berkaitan dengan permintaan agar pemerintah meninjau ulang lahan untuk pabrik karena sering terjadi pencemaran udara,” lanjutnya.

Anggota DPRD Sukoharjo Sukardi Budi Martono mengatakan, sudah menampung aspirasi dari P4 Rasa Wening. DPRD Sukoharjo nantinya akan menindaklanjuti. (Mam)

BERITA REKOMENDASI