Wafda Vivid Izziyana Lulus Doktor UMS Tanpa Sidang Terbuka, Kok Bisa?

SOLO, KRJOGJA.com –  Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meluluskan seorang doktor ilmu hukum tanpa menjalani ujian terbuka. Ia adalah Dr Wafda Vivid Izziyana dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo. 

Wafda lulus tanpa menjalani ujian terbuka, karena dinilai memenuhi syarat berkat karyanya yang dimuat di jurnal Scopus.  "Betul bagi mahasiswa S3 yang berhasil karyanya dipublikasikan di jurnal terindeks scopus tidak perlu ujian terbuka," jelas Prof Dr Bambang Sumarjoko, Direktur Sekolah Pascasarjana UMS, Jumat (16/8). Wafda adalah doktor lulusan kedua yang tanpa ujian terbuka. Lulusan pertama adalah Dr Elviandri dari UM Riau.

BACA JUGA :

Begini, Pesan Din Syamsuddin untuk Mahasiswa Baru UMS

Rektor UMS Raih Gelar Guru Besar

Gelar doktor Wafda telah diberikan saat berlangsung ujian terbuka Siti Sokiswat, Rabu (14/8). Prof Bambang mengatakan sesuai SK Rektor, Sekolah Pascasarjana Program Doktor Ilmu Hukum dapat meluluskan tanpa melalui Ujian Terbuka dengan syarat menulis artikel ilmiah di Jurnal Terindeks Scopus.

Ia menulis disertasi “Hukum dan Pekerja Migran Indonesia : Studi Tentang Perlindungan Hukum Berbasis Toantroposentrisme." Terkait perjanjian kerja, hubungan kerja dengan para pekerja migran, jaminan kesehatan, jaminan sosial dan pemberdayaan masyarakat migran. 

Ia mem-breakdown beberapa bagian dari disertasinya untuk didaftarkan ke Jurnal Scopus. Dari cara itu berbasil membuat enam jurnal. "Alhamdulillah hanya satu tahun sudah publis dua jurnal  dan empat jurnal yang masih letter of acceptance (LOA)," kata Kaprodi Universitas Muhammadiyah Ponorogo ini. (Qom)

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI