Waktu Tunggu Ibadah Haji di Karanganyar Jadi 30 Tahun

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kemenag Kabupaten Karanganyar memastikan pendaftar haji tetap dibuka meski pemberangkatannya di luar kewenangan pemerintah. Apalagi, waktu tunggu mencapai 30 tahun.

Kepala Kemenag Karanganyar Wiharso mengatakan waktu tunggu itu menjadi lebih lama disebabkan penundaan selama dua musim akibat Pandemi Covid-19.

“Pemerintah Indonesia tidak bisa memaksakan untuk haji. Sebab kewenangan menerima atau menolak ada di Arab Saudi. Sedangkan saat ini, kita juga masih menunggu apakah ada kebijakan membolehkan Ibadah Haji tahun depan. Meski, saat ini penularan sudah melandai,” katanya, Sabtu (13/11/2021).

Terhitung dua tahun lamanya jemaah haji Indonesia ditunda keberangkatannya. Wiharso mengatakan, hal itu membuat antrean berangkat ke Tanah Suci makin lama. Jika mendaftar sekarang, kemungkinan berangkat haji pada 30 tahun mendatang.

Meski demikian, Wiharso mengatakan waktu tunggu yang menjadi lebih lama seakan tak menyurutkan minat berhaji. Ia menghitung rata-rata 10 orang mendaftar haji. Jumlah ini terhitung stabil.

“Dari dulu sampai sekarang enggak sampai 30-an. Paling 10 saja tiap bulan. Karena memang berhaji itu selain tamu Allah, juga memerlukan modal yang tidak sedikit,” katanya.

BERITA REKOMENDASI