Warga Berebut Gunungan Syawalan di Mojogedang

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Berebut apem sewu di Desa Gentungan Kecamatan Mojogedang menandai tradisi syawalan masyarakat setempat. Gunungan makanan dari kue beras itu diperebutkan usai dikirab keliling kampung.

Masyarakat tak sekadar ingin mendapatkan kue apem saat berebut. Namun juga lembaran uang tunai yang diselipkan ke gunungan. Uang tunai itu mulai nominal Rp 10 ribu sampai Rp 100 ribu. Mereka cukup beruntung mendapatkan uang tunai. Namun bukan berarti tanpa hadiah bonus itu masyarakat pulang dengan tangan hampa. Kue-kue apem yang diperolehnya dari rebutan gunungan diyakini membawa berkah. Baik disantap maupun ditabur ke kebun supaya hasil panen melimpah.

Ketua Pengelola Desa Wisata Lembah Dungde, Gentungan, Mulyono mengatakan, Tradisi Gunungan Apem Sewu ini merupakan kedua kali digelar warga Desa Gentungan, Karanganyar.

“Ini kedua kalinya kita gelar, Terakhir itu 2021 usai lebaran juga, kita berangkat dari konsep desa wisata. Jadi kalau bicara desa wisata bukan cuman obyeknya, tapi termasuk masyarakat harus digarap. Nah kalo desa wisata itu kan pasti ada budaya dan sejarah,” ungkap Mulyono, Minggu (8/9/2022).

Mulyono menambahkan, penyelenggaraan tradisi ini dalam rangka melestarikan budaya Jawa yang dilakukan setiap usai hari raya Idul Fitri.

BERITA REKOMENDASI