Warga Berusaha Bobol Toko, Tapi…

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto menjelaskan kebakaran itu kali pertama diketahui sejumlah saksi yang tengah wedangan di depan toko Rajawali.

"Mereka melihat asap hitam mengepul keluar dari dalam toko diikuti suara gemeretak dan nyala merah di belakang bangunan. Mereka lantas melakukan upaya manual dan melapor ke petugas," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek jalan utama di kawasan wisata lereng Lawu tersebut terpaksa ditutup agar memudahkan armada pemadam kebakaran menuju lokasi.

[baca juga : Jago Merah Lalap Toko Besi Rajawali]

Sebanyak tiga unit armada dari Karanganyar, satu dari Solo dan satu truk tangki air hilir mudik menyuplai air serta puluhan petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan berjibaku memadamkan api. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi akibat kebakaran mencapai Rp 2 miliar.

Warga Kampung Nano, Rt 01/Rw IV Tawangmangu, Sutarno yang berjualan roti bakar depan lokasi kejadian mengatakan warga sudah berusaha membobol toko Rajawali, namun gagal. “Pintu toko dari teralis besi sulit dijebol. Kami sudah mencari pemiliknya, tapi tidak ada. Sepertinya pergi sejak sore. Lalu, beralih ke pemilik bangunan lain agar segera evakuasi karena api cepat menjalar,” terangnya. (M-8)

 

BERITA REKOMENDASI