Warga Desa Pojok Dilatih Membuat Permen Gummy Ginger

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Potensi Jahe yang ada di desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo menarik perhatian Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Jahe diolah menjadi permen Gummy dengan berbagai khasiat.

Sementara ini hasil rempah kurang dimanfaatkan dengan baik yakni hanya untuk kebutuhan sehari-hari sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA), sehingga kurang memiliki nilai jual dan nilai tambah. “Kami ingin membangun industri kreatif dengan memanfaatkan jahe menjadi produk inovatif yang digemari banyak orang,” jelas Ketua Tim PKM-PM SV UNS, Fahreza Eka Dani Ardityansyah, Senin (25/07/2022).

Pelatihan inovasi Chewy Gummy Ginger (Cyger) sebagai program pemberdayaan masyarakat. Hasilnya menarik minat karena memiliki khasiat meningkatkan imunitas, anti inflamasi, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, meredakan batuk dan nyeri tenggorokan.

“Anak-anak juga akan tertarik untuk mengkonsumsi dapat meningkatkan Imunitas dan meredakan gejala Covid-19,” ujar Fahreza. Program pemberdayaan dilaksanakan bersama Paguyuban Selo Beraksi yang anggotanya menanam tanaman rempah baik di bantaran sungai maupun di depan rumah.

Kegiatan pelatihan dilakukan dua tahap, pertama pembuatan produk yang dipandu Cucuk Setyo Utomo dan kedua, pemaparan materi branding produk oleh Nanda Putri Cahyani. Berikutnya akan diadakan pelatihan mengangkat tema Penjualan dan Promosi Produk Melalui Digital Marketing serta pelatihan Pembukuan Keuangan Sederhana yang direncanakan 29 Juli mendatang. (Qom)

UNS

BERITA REKOMENDASI