Warga Gupit Dapat Pengobatan Gratis dan Paket Sembako

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Warga Desa Gupit Kecamatan Nguter mendapatkan pelayanan pengobatan gratis dan mendapatkan paket sembako. Kegiatan digelar bersama oleh sejumlah instansi gabungan dikoordinasi oleh Kodim 0726 dan Polres Sukoharjo di gedung Poliklinik Kesehatan Desa (PKD), Jumat (16/3).

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakoso mengatakan, pengobatan gratis digelar keliling dilima desa. Desa tersebut Gupit, Celep, Plesan, Kedungwinong dan Pengkol. Kegiatan digelar sebagai bentuk pelayanan pada masyarakat terdampak limbah bau PT Rayon Utama Makmur (RUM).

Pelayanan pengobatan gratis melibatkan tim medis dari sejumlah pihak. Mereka seperti dari TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). Petugas diterjunkan melakukan pemeriksaan terhadap warga.

Dalam pelayanan masyarakat juga mendapatkan obat gratis dari petugas. Obat diberikan sesuai dengan keluhan sakit dari masyarakat. "Pelayanan pengobatan gratis diberikan pada masyarakat di lima desa di Nguter secara bergantian keliling," ujar Letkol Inf Chandra.

Petugas sengaja keliling mencari tempat tertentu di lima desa secara bergantian. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah dan mendekatkan masyarakat mendapatkan pelayanan pengobatan gratis.

Tempat yang dipilih bisa di balai desa, Puskesmas, PKD, balai pertemuan warga dan lainnya. Petugas mencari tempat yang mudah diakses masyarakat dan mampu menampung banyak orang.

Selain pengobatan petugas juga memberikan paket sembako gratis pada warga. Pemberian tersebut diharapkan mampu membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Dalam satu paket sambako berisi beras, mi instan, gula pasir dan lainnya.

Salah satu warga Desa Gupit, Kecamatan Nguter Wiyati mengatakan, sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis dan bantuan paket sembako. Warga selama ini kondisinya sudah mulai membaik setelah PT RUM berhenti sementara berproduksi. Bau limbah yang selama ini dikeluhkan tidak lagi tercium. Warga sudah bisa menghirup udara segar.

"Saya kesini untuk cek tensi dan minta obat batuk pilek. Pengobatan gratis ini sangat membantu warga apalagi juga ada bantuan paket sembako gratis," ujarnya.

Warga berharap kegiatan semacam ini dilakukan terus sampai kondisi normal seperti biasa. Sebab masih ada beberapa warga mengalami trauma terus teringat limbah bau PT RUM. (Mam)

 

 

BERITA REKOMENDASI