Warga Lereng Lawu Diminta Waspadai Pancaroba

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Penduduk di lereng Lawu diminta lebih waspada menghadapi musim pancaroba. Angin kencang masih berpotesi terjadi sehingga dapat mengancam keselamatan warga.

"Sesuai musimnya, hujan biasanya turun mulai Oktober. Namun cuaca sering berubah. Angin kencang mulai terasa. Waspadai di jalan raya yang banyak terpasang baliho maupun pohon besar. Saat bertiup angin kencang, lebih baik menghindari area rubuhan pohon atau baliho," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bambang Djatmiko kepada KRJOGJA.com, Rabu (05/09/2018).

Dikatakannya, meski memasuki pancaroba namun cuaca tetap terik. Ditambah dengan angin kencang, kebakaran justru lebih ganas sehingga ia meminta potensi kemunculan api diminimalisasi. Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di rumah berkonstruksi labil agar sigap.

Terkait keberadaan baliho dan media iklan luar ruang, Sekda Pemkab Karanganyar, Samsi menginstruksi pemrakarsa bangunan agar memperkuat konstruksinya. Ia tak menginginkan rangkaian itu roboh dan mencelakai pengguna jalan.

Di lokasi lain, hembusan angin kencang mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah Sutijah (54) warga Dusun Klumpit RT.IV/RW.II Desa Jatiwarno, Jatipuro pada Selasa (04/09/2018) kemarin. Korban selamat karena ia sedang di depan rumah. "Pohon pete roboh mengenai dapur dan kamar mandi. Penyebabnya angin kencang," kata Kapolsek Jatipuro, AKP Yuni Marsianto.

Atas kejadian tersebut, dapur dan kamar mandi rumah korban yang berukuran 12 meter x 7 meter mengalami kerusakan dan kerugian material ditaksir Rp 7.000.000. (Lim)

BERITA REKOMENDASI