Warga Membuat Kertas Seni Berbahan Jerami

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Di masa pandemi Covid 19, warga desa Sidowayah kecamatan Polanharjo Klaten diberi ketrampilan membuat kertas dari jerami. Selama ini jerami menjadi limbah yang bertebaran, padahal bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.

Ada 15 peserta yang mengikuti workshop “Implementasi Pembuatan Kertas Seni Berbahan Limbah Jerami.” Mereka didampingi bagaimana mengolah limbah jerami hingga menjadi kertas seni. “Kegiatan selama dua hari berlangsung di Taman Oase Umbul Siblarak, Klaten,” jelas Dyah Yuni K MSn, anggota tim pengabdian, Sabtu (03/07/2021).

Workshop dilaksanakan Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi (Prodi) Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diketuai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FSRD UNS, Dr. Nooryan Bahari. “Kegiatan ini untuk mendorong lahirnya industri kreatif,” tandasnya.

Selama workshop para peserta dikenalkan alat produksi yang sudah asing lagi. Seperti blender, saringan, triplek, storage, dan rakel. Materi disampaikan Joko Lulut MSn., Dyah Yuni K MSn, Novia MHum dan Novita MSn. Mereka mempraktekan pembuatan dari menjemur jerami, memotong jerami menjadi ukuran yang lebih kecil, merendam, menghancurkan hasil rendaman jerami, mencampur dengan berbagai bahan pelengkap, hingga mencetak rendaman serat.

“Kami berharap peserta termotivasi untuk menciptakan produk bernilai jual dengan bahan yang mudah didapatkan dan mudah pula segi pengolahan,” kata Dyah Yuni. Metode workshop eksplorasi limbah jerami menggunakan metode Analysis-Design-Develop-Implement- Evaluate (ADDIE). (Qom)

BERITA REKOMENDASI