Warga Paranggupito Rawan Pangan

Editor: KRjogja/Gus

WONOGIRI (KRjogja.com) – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengakui  masalah krusial  yang dihadapi kalangan warga Paranggupito Wonogiri tidak hanya masalah kekeringan namun belakangan ini juga dalam kondisi rawan pangan. Pemkab masih mencari solusi permanen untuk mengurai semua permasalahan warga tersebut.

Hal itu ditegaskan bupati disela-sela menyerahkan bantuan pangan berupa beras bagi tiga desa di Kecamatan Paranggupito yang lagi rawan pangan, Kamis (15/9).

Camat Paranggupito, Haryanto SSos, melaporkan, tiga desa di wilayahnya mendapat bantuan pangan dari Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Wonogiri sebanyak 6,2 ton beras. Bantuan tersebut didistribusikan untuk warga Desa Johunut sebanyak 300 KK, Sambiharjo (500 KK), dan Desa Gudangharjo (390 KK).

Menurut camat, sebelumnya pihaknya mengajukan bantuan pangan untuk disalurkan kepada petani yang mengalami masa panen singkong buruk. terutama singkong. "Kualitas panen singkong sangat jelek tak layak dikonsumsi maupun dijual sehingga ribuan KK rawan pangan," ujar Haryanto.

Disebutkan Bupati Joko, Paranggupito termasuk kecamatan yang mendapat perhatian serius Pemkab lantaran memiliki sejumlah masalah yang dihadapi warga. "Tidak hanya rentan rawan pangan tapi saban tahun juga dilanda  kekeringan," tegas Joko yang akrab disapa Jekek.

Sayangnya, kata dia, sampai saat ini pihaknya belum menemukan  solusi permanen untuk mengatasi masalah warga Paranggupito. Program pemberian bantuan beras diakui  bupati bukan solusi permanen melainkan hanya parsial. "Mestinya ditempuh solusi permanen bantuan hanya sementara tidak menyelesaikan masalah untuk jangka panjang," ujar Bupati Jekek. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI