Waspada, Ada 24 Titik Rawan Laka Di Tol Solo-Sragen

SRAGEN, KRJOGJA.com – Sedikitnya 24 titik rawan kecelakaan terdeteksi di sepanjang ruas tol Solo- Sragen yang akan dipakai untuk arus mudik. Titik tersebut rata-rata merupakan bidang lintasan yang dipakai warga untuk untuk menyeberang kendaraan pribadi maupun lalulintas hewan ternak.

Guna mengantisipasi kecelakaan, pada titik rawan tersebut akan dipasangi rambu dan disiagkan petugas Linmas untuk mengatur lalulintas. Hasil evaluasi terakhir, ruas tol Solo-Sragen dinyatakan siap dipakai untuk arus Lebaran. 
Sementara, rencana awal membuka jalur tol dari Solo-Ngawi untuk alternatif arus Lebaran tahun ini dipastikan gagal.  Jalur alternatif arus Lebaran hanya akan dibuka pada ruas tol Solo-Sragen. Sedangkan Sragen-Ngawi belum bisa dilewati karena kondisi tol yang memang belum jadi. 

Hal itu terungkap dari hasil survei bersama yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, Satlantas Polda Jateng, dan Polres Ngawi ke jalur tol Soker dari Sragen menuju Ngawi, Minggu (11/06/2017).  Dari hasil survei menyimpulkan kondisi jalur dari Paldaplang (Sragen) menuju Widodaren (Ngawi) dinilai belum cukup siap untuk dilalui. Selain itu, kondisi persimpangan exit Widodaren juga dinilai sangat rawan terjadi kemacetan.

Baca Juga :

Pemkot Salatiga Komitmen ‘Tak Kotori’ Pintu Tol Tingkir

Tiga Daerah Manfaatkan Tol Solo-Mantingan

Mudik Lebaran, Tol Soker Jadi Jalur Alternatif

Kapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budihardja menyampaikan, sebenarnya pihak Ngawi siap apapun keputusan pemerintah dengan menyiapkan berbagai alternatif, baik digunakan maupun tidak. Tapi melihat kondisi jalur tol sampai Ngawi yang belum memadai, dinilai justru rawan membuat ketidaknyamanan. (Sam)

BERITA REKOMENDASI