Waspadai Permintaan Zakat Abal-abal

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar memberlakukan seleksi berlapis pengajuan zakat fitrah dari masyarakat. Sebab, pelaku penipuan berkeliaran jelang lebaran.

“Jangan sampai seperti pengalaman tahun kemarin. Ada permohonan atas nama masjid tertentu. Namun setelah dicek, masjidnya fiktif. Untung saja zakat fitrahnya belum diserahkan,” ujar Wakil Ketua Baznas Karanganyar, Iskandar kepada wartawan jelang pendistribusian zakat fitrah di Masji Agung Karanganyar, Kamis (22/06/2017).

Kini, Baznas hanya menyetujui pemberian zakat fitrah ke masyarakat sesuai rekomendasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) tingkat kecamatan. DMI telah melakukan validasi penerima sebelum meneruskan permohonan zakat fitrah dari takmir masjid yang tersebar di 17 kecamatan. "Supaya benar-benar riil ada pemohon dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Pada tahun ini, Baznas mendistribusikan zakat fitrah ke 4.300 pemohon dengan jatah masing-masing 2,5 kilogram beras. Jumlah itu belum termasuk enam panti asuhan di Karanganyar. Total beras yang terkumpul pada zakat fitrah tahun ini 22,1 ton atau menurun dibanding tahun lalu sebanyak 24 ton. 

“Efektif pendistribusian cuman tiga hari. Sekarang sampai besok mendistribusikan ke KUA kecamatan. Diharapkan, takmir masjid yang sudah tervalidasi mengambil ke sana. Baru kemudian takmir mengantar zakat fitrah ke depan pintu penerimanya. Mereka sudah memiliki daftar nama dan alamat sesuai KTP penerima zakat,” katanya. (R-10)

BERITA REKOMENDASI