Waspadai Virus Korona, Disperinaker Sukoharjo Pantau Ketat TKA

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Sukoharjo memantau kondisi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukoharjo yang bekerja di luar negeri. Petugas juga memantau ketat keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) disejumlah perusahaan di Sukoharjo. Hal itu dilakukan sebagai pemantauan terserangnya mereka terhadap virus Korona.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan, Kamis (30/1) mengatakan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo ikut memantau setelah muncul kasus merebaknya virus Korona. Pemantauan dilakukan terhadap TKI asal Sukoharjo yang bekerja di luar negeri dan TKA yang bekerja disejumlah perusahaan di Sukoharjo.

Pemantauan terhadap TKI asal Sukoharjo di luar negeri dipantau berdasarkan data yang masuk ke dinas. Artinya TKI tersebut berangkat secara resmi dan melapor ke petugas. Jumlah TKI tersebut tidak terlalu banyak dan tersebar disejumlah negara.

Laporan terakhir diketahui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo kondisi TKI dalam keadaan baik. Mereka masih normal bekerja dan tidak terlalu terganggu dengan kabar virus Korona.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo juga melakukan pemantauan terhadap TKA. Mereka banyak ditemukan bekerja disejumlah perusahaan besar di Sukoharjo.

“Kondisi khususnya berkaitan dengan kesehatan TKI dan TKA terus kami pantau. Pemantauan juga melibatkan petugas terkait dari tim gabungan dalam hal ini yang memiliki kewenangan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo diketahui ada sekitar 141 orang TKA bekerja disejumlah perusahaan di Sukoharjo. Mereka bekerja diberbagai bidang industri sudah cukup lama. Keberadaan mereka terpantau petugas setelah sebelumnya melakukan perbaharuan izin bekerja dan tinggal. Rinciannya, untuk TKA asal Tiongkok sebanyak 83 orang, Philipina 22 orang, India 12 orang, Korea Selatan 8 orang, Inggris 4 orang, Malaysia  2 orang, Australia 2 orang, Amerika Serikat 2 orang, Hongkong 1 orang, Jerman 1 orang, Srilanka 1 orang, Jepang 1 orang, Singapura 1 orang dan Taiwan 1 orang.

Para TKA tersebut sudah diperiksa oleh petugas dan kondisi kesehatanya baik. Pemeriksaan lanjutan nanti juga masih akan dilakukan untuk melihat perkembangan.

“TKA ini sudah cukup lama bekerja dan tinggal di Sukoharjo sebelum virus Korona merebak. Kondisinya baik tapi tetap kami pantau terus termasuk dicek kondisi kesehatannya,” lanjutnya.

Terkait dengan kemunculan virus Korona, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan. Sebab perusahaan tersebut sebagai pihak pengguna TKA. Sehingga perlu dilibatkan tidak hanya berkaitan dengan administrasi izin kerja dan tinggal saja, melainkan juga perkembangan kondisi kesehatannya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI