Wisata Candi di Karanganyar Khusus Pengunjung Jateng-DIY

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah mengusulkan pembatasan pengunjung di obyek wisata candi. Pembatasan pengunjung dimaksudkan memutus rantai penyebaran Covid-19 dari pengunjung wilayah zona merah.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudpar) Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengatakan pembatasan pengunjung dari wilayah zona merah penyebaran Covid-19 perlu dilakukan. Jangan sampai memunculkan klaster baru penyebaran penyakit tersebut.

“Usulannya, kunjungan candi di Karanganyar hanya bagi pengunjung Jateng-DIY. Usulan ini masih berproses. Akan diputuskan bagaimana-bagaimananya saat rapat nanti,” kata Titis kepada KR, Jumat (3/7).

Wisata religi di Candi Cetho di Desa Gumeng Jenawi dan Candi Sukuh di Ngargoyoso termasuk idola di Jawa Tengah. Dilihat dari penjualan tiketnya, lanjut Titis, Candi Cetho menyedot 400 wisatawan per hari saat seluruh obyek wisata resmi dibuka beberapa waktu lalu. Itu menandakan potensinya masih unggul. Meski begitu, belum dilakukan pembatasan pengunjung. “Tentunya harus screening KTP jika ingin pembatasan ini dilakukan,” katanya.

BERITA REKOMENDASI