Wonogiri Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Pemkab Wonogiri melalui Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UMKM (Diskoperindag UMKM) mengajukan permintaan penambahan kuota gas elpiji 3 kg kepada pihak Pertamina. Langkah ini sebagai antisipasi kemungkinan terjadi lonjakan permintaan kalangan konsumen selama bulan puasa hingga lebaran mendatang.

Kabid Perdagangan Diskoperindag UMKM Wonogiri Dra Wahyu Widiastuti MM, menyebutkan, usulan ke pihak Pertamina agar pasokan gas 'melon' ke daerahnya ditambah sudah dilakukan sekitar Maret lalu. "Namun sampai sekarang belum ada laporan dari para agen adanya penambahan tersebut sehingga kami 'wait and see' saja dulu," papar Wahyu kepada KRJOGJA.com, Senin (29/05/2017).

Meski demikian Satgas Lebaran Wonogiri yang beranggotakan kalangan agen gas bersubsidi 3 kg sudah ancang-ancang dengan persiapan khusus jika terjadi kelangkaan di pasaran. Menurut Wahyu, pada H-10 Lebaran tepatnya antara tanggal 15-24 Juni sudah ada 4 agen dengan 40 pangkalan menjamin stok gas melon di Wonogiri aman.

Sedangkan pada H+10 lebaran (25-6 Juli), Satgas Lebaran Wonogiri telah menetapkan sedikitnya 70 pangkalan siap beroperasi penuh selama  24 jam nonstop guna melayani konsumen. Di sisi lain Kabid Perdagangan Wahyu Widiastuti memastikan untuk saat ini kebutuhan akan gas elpiji 3 kg masih wajar dan terkendali.

Selama periode Januari hingga Mei 2017 kalangan warga Wonogiri telah menggunakan 2.730.340 tabung gas 3 kiloan. Angka tersebut dinilai relatif lebih banyak ketimbang penggunaan sepanjang tahun 2016 lalu yang hanya 6.001.380 tabung. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI