Wonogiri Ingin Percepat “Herd Immunity”

Editor: Ary B Prass

WONOGIRI, KRJOGJA.com– Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan orang yang pernah terkonfirmasi positif corona (Covid-19) atau penyintas tetap harus mendapatkan vaksin.  Panduan teknis dari  pusat hingga sekarang masih tetap yakni seorang penyitas tetap harus divaksin.
“Vaksinasi bagi mereka yang pernah terpapar Corona tetap harus dilakukan karena untuk membangun antibodi dalam jangka panjang, bukan berarti terus tidak divaksin,” tandas dia kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).
Menurut bupati kriteria yang diterapkan selama ini adalah usia. Demikian juga untuk lanjut usia (lansia). Tidak ada kriteria lansia yang pernah terkonfirmasi atau tidak. Sebagai usia rentan, lansia diprioritaskan, setelah itu baru masyarakat umum.
Di sisi lain, warga lansia yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Wonogiri akan diprioritaskan untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Hal itu karena PKL banyak melakukan interaksi dengan pembeli.
Pelaku ekonomi riil atau PKL didorong untuk mendapatkan vaksin. “Mereka perlu divaksin lebih awal agar mempercepat herd immunity,” katanya.
Namun, prioritas saat ini baru warga lansia atau yang berumur di atas 50 tahun. “Jadi kriterianya lansia dulu, baru sub-kriterianya lansia pedagang kaki lima diutamakan, sehingga ekonomi dapat berjalan dan jaminan kesehatan diwujudkan,” terangnya.
Diakui, otoritas pembagian vaksin sekarang di tangan Gubernur. Pihaknya sudah meminta kepada gubernur agar Wonogiri menjadi perhatian khusus. Sebab, mobilitas warga di kabupaten ini cukup tinggi dan jumlah penduduknya banyak merantau ke kota-kota besar. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI