Wonogiri Larang Warga Takbir Keliling

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Bupati Wonogiri bersama jajaran Forkopimda setempat hadir dalam gelar pasukan menjelang Operasi Ketupat Candi 2022 di Alun-alin Giri Krida Bhakti, Jumat (22/04/2022). Petugas gabungan di kabupaten itu dari unsur TNI/Polri maupun OPD Pemkab Wonogiri dan kendaraan operasional dinas aparat dinyatakan siap mengamankan pengamanan lebaran serta arus mudik di daerah Wonogiri.

Ditemui wartawan usai apel gelar pasukan, Bupati Joko Sutopo menyebutkan warga Kabupaten Wonogiri boleh menggelar Salat Idul Fitri di masjid atau lapangan terbuka tahun ini. Namun untuk takbir keliling masih dilarang kecuali dilaksanakan di masjid atau rumah alias tidak ada konvoi kendaraan keliling kota.

“Salat (Idul Fitri) di lapangan sudah diperbolehkan asal Prokesnya dijaga dengan baik ” kata dia didampingi Kapolres, Dandim serta sejumlah pejabat penting Wonogiri lainnya.

Menurut bupati, Pemkab siap bersinergi jajaran TNI dan Polri dalam rangka menyambut kedatangan pemudik di Wonogiri. Berdasarkan survei Litbang Kemenhub, ada sekitar 85 juta pemudik yang melakukan mobilitas.

“Dari jumlah itu saya meyakini pemudik yang ke Wonogiri pasti optimal. Karena warga kami (Wonogiri) banyak yang merantau. Terlebih dua tahun kemarin masih dilarang mudik, uforia tahun ini tinggi. Maka kami ingin memastikan mereka bisa mudik dengan aman dan sehat,” ungkap dia.

Dalam rangka menghadapi pemudik, pihak Pemkab khususnya Dinkes Wonogiri akan memaksimal pelayanan vaksin booster di 34 fasilifas kesehatan dan sentra vaksinasi yang dimiliki Pemkab Wonogiri. Saat ini, ujar dia, capaian vaksin booster di daerah ini sudah 22 persen lebih.

“Hingga kini masih berjalan terus pelayanan vaksinnya (booster), target 30 persen sebelum Idul Fitri optimis bisa tercapai,” kata Bupati Joko. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI