Yasonna Mendengar, Masyarakat Melek Kekayaan Intelektual

SOLO, KRJOGJA.com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly terus berkomitmen mengajak masyarakat dan pemerintah daerah peduli terhadap Kekayaan Intelektual (KI) dengan mencatatkan dan mendaftarkan karyanya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

“Setiap karya maupun inovasi yang terlindungi KI-nya akan memberikan manfaat secara ekonomi, serta dapat juga menjadi salah satu alat bukti saat terjadi pelanggaran oleh pihak yang tidak bertanggungjawab,” tegas Yasonna, Rabu (20/7/2022) di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam roadshow bertajuk “Yasonna Mendengar” kedua ini, Yasonna ingin menyadarkan masyarakat dengan berinteraksi secara langsung, berdialog dan mendengarkan masukan dari para insan kreatif mengenai kebijakan dan pelayanan publik dibidang KI yang dibuat pemerintah.

“Sehingga Kemenkumham melalui DJKI dapat menghasilkan produk-produk hukum dan memberikan pelayanan publik yang efektif dan relevan,” kata Yasonna di depan masyarakat yang terdiri dari pelaku usaha, insan kreatif, serta komunitas seniman di Kota Surakarta, Jawa Tengah

Yasonna menegaskan jangan menunggu karya dan brand yang kita buat sampai terkenal dulu, baru didaftarkan. Melindungi kekayaan intelektual harus sejak awal. “Masyarakat dapat belajar banyak dari kasus sengketa merek yang terjadi belakangan ini di Indonesia. Karena di waktu yang bersamaan kita tidak pernah tahu apakah ada orang yang memiliki ide nama brand yang sama, atau ingin mencari keuntungan bahkan mendompleng merek dari karya yang kita buat,” ungkapnya.

BERITA REKOMENDASI