Yuni Ingin Patenkan Sayur Tumpang Sragen

SRAGEN (KRjogja.com) – Sebanyak 20.000 pincuk nasi tumpang dibagikan gratis saat pagelaran 'Soloraya Creative Expo (SCE)' di Stadion Taruna Sragen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk untuk memopulerkan nasi tumpang sebagai produk kuliner asli Sragen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bahkan berniat mendaftarkan paten atau hak cipta kuliner tumpang. "Itu ide bagus untuk mematenkan sayur tumpang. Nanti akan kami kaji lebih lanjut langkah mematenkan tumpang khas Sragen," ujar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di sela mengikuti pagelaran nasi tumpang.

Menurut Yuni, untuk memopulerkan sambel tumpang tersebut, pihaknya menggelar festival tumpang dengan membagikan 20.000 pincuk (bungkus) nasi tumpang kepada pengunjung SCE. Selain itu juga digelar lomba masak sambel tumpang yang diikuti bupati, wakil bupati, Ketua DPRD dan Dandim 0725/Sragen.

Selain itu,  untuk lebih memopulerkan makanan yang terbuat dari tempe bosok ini, sambel tumpang juga dijadikan jamuan/hidangan resmi kalau ada tamu dari daerah lain yang berkunjung ke Pemkab Sragen.  "Tumpang sudah menjadi salah satu jamuan resmi dan kami usahakan ada sambel tumpang dan soto. Kita sampaikan, ini loh makanan asli Sragen," terang Yuni. (Sam)

BERITA REKOMENDASI