Terjadi Mismanajemen, Perusda Aneka Usaha Terancam Dibubarkan

Editor: Ary B Prass

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah memberikan catatan khusus terhadap kondisi kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha agar dilakukan audit serta pembenahan manajemen. Dan apabila dipandang perlu dapat dilakukan pembubaran.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto, terkait hasil sidang paripurna pembahasan LKPJ penyelenggaraan pemerintahan oleh Bupati tahun 2020, Selasa (29/6/2021).

” Fraksi-fraksi di DPRD pada sidang paripurna memandang perlu audit keuangan terhadap Perusda Aneka Usaha yang kinerjanya terus turun,” kata Yunianto.

Dikatakan atas hasil putusan itu, eksekutif harus segara melakukan audit keuangan yang dilakukan oleh akuntan. Hasil audit untuk selanjutnya jadi pijakan menentukan nasib perusahaan daerah.

Juru bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan E Intan Kurniasari mengatakan Perusda Aneka Usaha sudah tidak layak dipertahankan karena hanya membebani keuangan daerah saja.

” Perusda Aneka Usaha seperti hanya terlihat luwes – luwes yang penting ada Perusda,” kata Intan.

Juru Bicara Fraksi PAN Berkeadilan Elynawati mengatakan, pengelolaan Perusda di Kabupaten Temanggung masih belum optimal baik dari aspek keuangan maupun kinerja.

Hal ini, katanya, dapat dilihat dari pengelolaannya yang masih terjebak dalam pola kerja birokrasi daripada perusahaan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan. ” Pelayanan yang diberikan juga belum maksimal,” kata dia.

Dia mengatakan terjadi praktek mismanagemen yang mengarah pada inefisiensi dan kecurangan (fraud) dalam pengelolaan Perusda.

BERITA REKOMENDASI