Konstruksi Tol Yogya-Bawen Elevated,Tak Ganggu Fungsi Selokan Mataram

YOGYA, KRJOGJA.com – Izin Penetapan Lokasi (IPL) Gubernur DIY Jalan Tol Yogya-Bawen resmi diserahkan kepada Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Yogya-Bawen dan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) selaku konsorsium pemenang lelang proyek Jalan Tol Yogya-Bawen.

Area pembangunan konstruksi Jalan Tol Yogya-Bawen ini akan banyak bersinggungan dengan Selokan Mataram, namun dipastikan tidak akan mempengaruhi fungsinya sebagai saluran irigasi

“Justru dengan keberadaan jalan tol itu, pelestarian Selokan Mataram harus tetap terjaga baik secara teknis maupun pemanfaatan. Harus ada jaminan, keberadaan jalan tol itu tidak mengganggu keberadaan Selokan Mataram dengan tergambar di Detail Engineering Design (DED) Jalan Tol Yogya-Bawen yang sedang dalam tahap finalisasi saat ini,” ujar Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) atau Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana DIY Krido Suprayitno dikantornya, Selasa (22/12).

Krido mengatakan lokasi pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen sepanjang 8,5 Km di DIY tersebut berada di 28 padukuhan, 7 desa, 3 kecamatan di Sleman dengan perkiraan luas tanah ± 496.209 m2 atau 49,6 Ha. Jumlah bidang yang terdampak sekitar 915 bidang dengan 952 warga terdampak dengan satu pintu keluar yang berada di Simpang Susun Desa Banyurejo Seyegan Sleman.

BERITA REKOMENDASI