Sinergi Kunci Pulihkan Ekonomi DIY, Kemampuan Adaptasi-Inovasi Dikedepankan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pertumbuhan ekonomi di DIY pada 2021 mendatang lebih ditekankan pada upaya peningkatan dengan menjaga asumsi-asumsi yang tidak mengarah bertambahnya jumlah kasus positif Covid-19. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di DIY tersebut, diperlukan mobilitas yang mengedepankan kemampuan beradaptasi dan peningkatan inovasi maupun kreativitas. Tidak kalah pentingnya dukungan dari Pemda sangat diperlukan sehingga optimisme perekonomian DIY tetap tumbuh dengan kunci sinergi berbagai pihak.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan mengatakan kunci transformasi ekonomi DIY pasca pandemi Covid-19 yaitu optimalisasi Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) sebagai hub transformasi pariwisata berbasis digital dan mendorong sektor potensial DIY yang memiliki nilai tambah yang tinggi.

“Optimalisasi BIY sebagai hubungan utama pariwisata maupun ekspor impor dari Jawa Tengah dan Jawa Bagian Selatan. Selanjutnya transformasi pariwisata dengan digitalisasi serta peningkatan kualitas pariwisata DIY, semisal MICE, event dan festival. Kemudian mendorong sektor potensial yang bernilai tambah tinggi dengan mengembangkan industri kreatif sebagai new source of growth

,” ujar Hilman dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Pemulihan Ekonomi DIY 2021 di Tengah Pandemi Covid-19 di Hotel Horison Ultima Riss Gowongan Yogyakarta, Selasa (22/12).

FGD menghadirkan narasumber lainnya yaitu Ketua Apindo DIY Buntoro, Dosen FEB UGM Amirullah Setya Hardi dan Penasihat Kadin DIY Robby Kusumaharta. FGD diselenggarakan oleh SKH Kedaulatan Rakyat (KR) bekerjasama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dimoderatori Wapimred SKH KR Ronny Sugiantoro. Hadir dalam FGD Direktur Umum PT BP KR Yuriya Nugroho Samawi didampingi Pimpinan Redaksi SKH KR Octo Lampito dan jajarannya yang tayangan ulangnya dapat disaksikan di channel Youtube Kedaulatan Rakyat TV.

BERITA REKOMENDASI