PKS Tantang Balik PDIP Deklarasikan Calon Pilkada

user
Ary B Prass 10 Juni 2022, 09:57 WIB
untitled

SRAGEN, KRJOGJA.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sragen menantang balik PDI Perjuangan untuk berani mendeklarasikan calon yang akan diusung di Pilkada 2024.

Hal ini menanggapi sindiran dari Bendahara DPC PDIP Sragen, Sugiyamto ke sejumlah tokoh politik yang dinilai mulai rajin tebar pesona.

Adalah mantan Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Dedy Endriyatno yang menilai pernyataan tersebut justru menjadi kritik untuk internal PDIP sendiri.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai apa yang disampaikan Sugiyamto sebenarnya positif untuk mengakselerasi dinamika menuju kontestasi Pilkada 2024.

Namun pernyataan itu justru bisa menjadi kritik bagi internal partainya. Sebab PDIP notabene adalah partai pemenang dan terbesar di Sragen yang saat ini juga belum mendeklarasikan calon.

"Pernyataan Mas Giyamto sebagai politisi senior Sragen sebenarnya cukup menarik. Tapi yang saya belum paham, sebenarnya beliau menyampaikan kritik untuk internal partainya tapi berbalut kritikan terbuka untuk semua bakal calon atau bagaimana?" ujar Dedy, Kamis (9/6/2022).

Dedy menilai, sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu di Sragen, seharusnya PDIP lebih memiliki kepercayaan diri untuk segera mendeklarasikan calon yang akan diusung.

"Jangan malah hanya ikut-ikutan bersolek tebar pesona. Bisa jadi ini yang ditunggu-tunggu masyarakat (calon PDIP)," terangnya.

Lebih lanjut, Dedy yang saat ini duduk di kepengurusan DPW PKS Jateng itu menyampaikan terkait kesiapan PKS, pihaknya sudah bertemu dengan beberapa politisi dari beberapa partai.

Bahwa ada satu kesamaan dari keinginan para politisi beberapa partai. Yakni sama-sama berharap PDIP Sragen segera mendeklarasikan bakal calon.

"Karena Mas Bowo (Ketua DPC PDIP Sragen) adalah magnet sekaligus tantangan yang menarik sebagai kompetitor di Pilkada 2024. Padahal tidak ada orang yang tidak tahu bagaimana kemampuan finansial keluarga Pak Untung Wiyono (ayah Bowo). Tapi justru di situlah menariknya,” tandas Dedy.

Dedy juga berpendapat melawan PDIP dengan calon Mas Bowo memang bakal menghadirkan tantangan tersendiri bagi parpol dan politisi lain.

"Kalau seandainya ditakdirkan nanti berkompetisi kemudian kalah, orang akan mengatakan wajar. Karena yang dilawan gajah, mohon maaf saya tidak sedang bicara soal fisik. Tapi kalau menang, itu yang luar biasa,” imbuhnya.

Karenanya, saat ini dirinya dan politisi lain maupun masyarakat sejatinya justru sangat menunggu sikap PDIP dan Mas Bowo.

"Yang menarik dan ditunggu-tunggu masyarakat, justru kapan Mas Bowo akan deklarasi sebagai bakal calon Bupati Sragen 2024,” ujarnya. (Sam)

Credits

Bagikan