Pancasila Harus Jadi Pedoman Penyusunan APBN & APBD untuk Membahagiakan Rakyat

user
agus 03 Juni 2022, 07:41 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Praktek  penyelenggaraan negara dalam program pembangunan penting sekali untuk selalu memiliki orientasi ideologi Pancasila. Peringatan hari lahir Pancasila, 1 Juni diharapkan menjadi momen pengingat untuk membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY menegaskan Pancasila harus menjadi pedoman penyusunan APBN & APBD untuk kemakmuran rakyat. Momentun peringatan hari lahir Pancasila, setiap 1 Juni diharapkan  bukan sekedar rangkaian seremonial namun harus mewujud dalam kerja nyata membawa rakyat Indonesia lebih sejahtera lewat perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di tanah air.

“Berkaca dari sejarah Hari Lahir Pancasila yang diperingati pada 1 Juni. Penetapan 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus sebagai Hari Libur Nasional tersebut diresmikan oleh Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016. Praktek nyata dari pelaksanaan cita-cita Proklamator RI, Soekarno - Hatta, dengan Bung Karno sebagai inisiator Pancasila harus mewujud dalam kerja konkret penyelenggaraan pembangunan Indonesia. Di hari lahir Pancasila 1 Juni ini, mari komitmen bersama untuk membawa rakyat adil dan makmur, hidup sejahtera kita wujudkan dalam tiap sendi kehidupan berbangsa,” ungkap Eko, Kamis (2/6/2022).

Eko juga menambahkan bahwa di DIY telah membentuk Perda 1 Tahun 2022 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Selain Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan untuk masyarakat, secara khusus Perda mengamanatkan Pendidikan Pancasila untuk aparatur sipil negara. Harapannya PNS dilingkungan Pemda DIY dapat mengenali, mengerti, meyakini dan menghikmati Pancasila sehingga mampu mempraktekkan Pancasila dalam menyusun kebijakan pembangunan dan APBD maupun Danais secara baik untuk wujudkan kemakmuran, keadilan dan kebahagiaan bagi rakyat.

“Praktek Pancasila bisa dengan terus menggelorakan semangat anti korupsi. Ini harus menjadi kebiasaan kita di manapun dan kapanpun,” pungkas politisi PDI Perjuangan ini. (Fxh)

Kredit

Bagikan