Bupati Sukoharjo Serahkan Penghargaan TJSLP Pada 19 Perusahaan

user
agus 30 Mei 2022, 22:10 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 19 perusahaan di Kabupaten Sukoharjo mendapat penghargaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Award. Penyerahan penghargaan dipimpin Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Hotel Best Western Premier Solo Baru Ballroom Lantai 2, Solo Baru, Grogol, Senin (30/5).

Etik Suryani mengatakan, sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sukoharjo bahwa pembangunan merupakan sebuah proses berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi. Keberhasilan pembangunan merupakan tantangan bagi pemerintah daerah dan pada dasarnya pembangunan adalah menjadi tanggungjawab pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Sehingga perlu keterlibatan dunia usaha salah satunya melalui program TJSLP.

Untuk mengantisipasi timbulnya risiko sosial dan lingkungan sebagai dampak dari aktivitas usaha, maka diperlukan sinergitas antara pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sukoharjo Nomor 15 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan. Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang berdampak terhadap kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta kelestarian fungsi lingkungan hidup.

Salah satu tujuan TJSLP adalah menciptakan kemitraan antara pemerintah daerah, korporasi dan masyarakat serta untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkokoh keberlangsungan perusahaan dan memelihara fungsi lingkungan hidup berkelanjutan.

Etik Suryani menambahkan, sesuai dengan tema sinergi dunia usaha dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Sukoharjo lebih makmur. Bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Sukoharjo adalah penurunan kemiskinan, pengurangan pengangguran, peningkatan pendapatan perkapita, peningkatan kualitas infrastruktur dan penurunan rumah tidak layak huni (RTLH). Dalam hal ini partisipasi pelaku dunia usaha atau perusahaan atau yayasan sangat diperlukan dalam mensukseskan program TJSLP tersebut. Sebagai contoh salah satu prioritas program TJSLP adalah penurunan RTLH di Kabupaten Sukoharjo. Data sampai dengan Desember 2021 masih terdapat 10.773 unit yang belum tertangani.

"Kepada para pelaku dunia usaha atau perusahaan atau yayasan saya atas nama Pemkab Sukoharjo mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran aktif dalam program TJSLP ini," ujarnya.

Etik Suryani melanjutkan, sebagai salah satu wujud apresiasi dari Pemkab Sukoharjo akan ditayangkan nama-nama perusahaan peraih penghargaan dalam baliho atau spanduk di beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

"Saya ucapkan selamat bagi pelaku dunia usaha, perusahaan dan yayasan yang mendapat penghargaan TJSLP award semoga menambah semangat untuk bersama-sama membangun Sukoharjo yang lebih makmur," lanjutnya.

Kepala Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelbangda) Sukoharjo Rudiyanto mengatakan, pemberian penghargaan ini bukan kali pertama. Sebab kegiatan serupa pernah digelar pada tahun 2019 lalu. Namun pelaksanaannya terhenti selama dua tahun karena pandemi virus Corona pada tahun 2020 dan 2021 lalu. TJSLP Award kemudian dilaksanakan lagi pada tahun 2022 setelah pandemi virus Corona mereda.

Penghargaan yang diberikan ini merupakan TJSLP untuk tahun 2019, 2020 dan 2021. Komitmen perusahaan di Kabupaten Sukoharjo terkait TJSLP relatif besar.

TJSLP Award tahun 2022 digelar dengan maksud secara umum untuk membangun silaturahmi kalangan usaha dengan Pemkab Sukoharjo. Selain itu untuk membangun komitmen dukungan pelaku usaha terhadap program Pemkab Sukoharjo. Sedangkan tujuan khusus dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang berkomitmen melaksanakan TJSLP.

Penilaian TJSLP Award dilakukan dengan mendasarkan empat aspek yakni kesesuaian TJSLP perusahaan dengan yang dicanangkan Pemkab Sukoharjo, keberlanjutan dan kesinambungan TJSLP dari pihak perusahaan tidak hanya berhenti sampai disini namun terus berkelanjutan. Aspek lain yang penting dalam penilaian yakni, dampak yang ditimbulkan dari pihak perusahaan melaksanakan TJSLP tidak hanya ekonomi tapi juga lingkungan.

"Ada enam bidang penting dalam TJSLP Award yakni fisik, sosial, pendidikan, kesehatan, disabilitas dan pemberdayaan ekonomi," ujarnya.

Sementara itu dalam TJSLP Award Tahun 2019, 2020 dan 2021 yang digelar tahun 2022 diketahui PT Sritex mendapat 12 penghargaan, PT RUM 9 penghargaan, PT Konimex 4 penghargaan, PT BPD Cabang Sukoharjo 3 penghargaan, RS DR Pen Solo Baru 3 penghargaan, PT Gujati 59 Utama 3 penghargaan, PT Danliris 4 penghargaan, PT BRI Cabang Sukoharjo 1 penghargaan, PT BPR Bank Sukoharjo 2 penghargaan, YPPP Veteran Sukoharjo 2 penghargaan, RS Nirmalasuri 1 penghargaan, Hartono Mall Solo Baru 1 penghargaan, RS Karima Utama 1 penghargaan, PT Nagabhuana Aneka Piranti 1 penghargaan, PT Mega Kharisma Packindo 1 penghargaan, PT Hidup Baru Plasindo 1 penghargaan, PT Bintang Fajar 1 penghargaan, PT Dolpin Putra Sejati 1 penghargaan, PT Sumber Sandang Artaguna 1 penghargaan. (Mam)

Kredit

Bagikan