Fakultas Manajemen dan Bisnis UTDI Gelar Webinar Perdana 'Taxation on Digital Economy'

user
ivan 26 Mei 2022, 15:37 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Fakultas Manajemen dan Bisnis Universitas Teknologi Digital Indonesia (FMB UTDI) yang dahulu bernama STMIK Akakom mengadakan acara webinar perdana bertajuk “Taxation on Digital Economy" pada Rabu (25/5). Acara ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-43 UTDI. Webinar diisi oleh Sugianto, Ak., M.Si. (Managing Partner, MUC Consulting); Yon Arsal, M.A., Ph.D. (Staf Ahli Menteri Keuangan Republik Indonesia Bidang Kepatuhan Pajak), Wahyu Nuryanto, S.E., Ak., MPA., CA. (Direktur Eksekutif, MUC Tax Research Institute), dan M. Nur Kusumo Ferby Prihantoro, S.I.A. (Manager Transfer Pricing, MUC Consulting).

Staf Ahli Menteri Keuangan Republik Indonesia Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Arsal dalam sambutannya menyampaikan, momentum sekarang berpotensi memunculkan kegiatan ekonomi digital yang tumbuh dengan sangat cepat. Model bisnis yang terjadi pun berubah sangat cepat.

Dipaparkan Yon, pada masa pandemi kegiatan ekonomi digital tumbuh sangat signifikan. Potensi yang terjadi pun sangat baik seiring perilaku masyarakat yang juga turut mempercepat perubahan ekonomi konvensional ke digital.

Pihaknya di Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan senantiasa melakukan program tidak hanya terkait ekonomi digital tapi juga untuk menyiapkan sistem fiskal yang baik. Menurutnya, tujuan Perpajakan Ekonomi Digital memberikan sistem perpajakan yang adil antara digital dan konvensional.

Rektor UTDI, Totok Suprawoto menjelaskan, Indonesia sudah menapaki era industri 4.0 dengan segala hal tanpa batas. Hal tersebut karena salah satunya dipengaruhi teknologi digital yang masif. Menurut Totok, perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Kita harus adaptif dan responsif dengan tetap menjaga karakter Indonesia," tegasnya. Melaui webinar ini UTDI berupaya merespons perkembangan ekonomi digital yang sangat masif terkait aspek-aspek perpajakan. "Kami berharap webinar ini bisa menginspirasi dan memberi pencerahan kepada kita terkait implementasi perpajakan ekonomi digital di Indonesia," tambah Totok.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta, Teguh Wijono BP, mengapresiasi dilaksanakannya webinar dengan tema yang masih segar dan menarik. Menurut Teguh, ini menunjukkan bahwa Teknologi Digital dipelajari di UTDI secara lengkap dari berbagai aspek salah satunya mengenai perpajakan yang mungkin bagi para pelaku ekonomi digital belum banyak dipahami.

Dekan FMB UTDI, Heru Agus Triyanto menyebutkan acara ini disambut antusias dari peserta. Terbukti pesertanya mencapai 330 orang yang berasal dari berbagai kalangan. “Walaupun ini merupakan webinar perdana dari fakultas kami, tapi animo peserta sangat luar biasa," ucapnya.

Heru menambahkan hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat pada perpajakan di era digital. "Kami berharap semoga kerja sama antara UTDI dengan MUC tidak hanya dalam bentuk webinar, tapi dapat dikembangkan dalam bentuk kerja sama yang lain di masa mendatang," pungkas Heru. (Sal)

Kredit

Bagikan