Dihadiri Dubes RI Untuk Afganistan, Unwahas Wisuda 726 Mahasiswa

user
agus 20 Mei 2022, 12:30 WIB
untitled

SEMARANG,KRJOGJA.com - Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menyelenggarakan Wisuda ke-36 secara luring Rabu-Kamis (18-19/05/2022).

Dalam Wisuda kali ini Universitas Wahid Hasyim meluluskan 726 wisudawan dari 21 Program Studi yang ada. Wisuda yang dilaksanakan di Gedung Aula Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim tersebut dibagi dalam 5 sesi dengan mematuhi protokol kesehatan.

Rektor Universitas Wahid Hasyim Prof Dr H Mudzakkir Ali MA menyampaikan pentingnya kebermanfaatan ilmu untuk kebutuhan Masyarakat luas. Juga untuk mendorong peningkatan mutu lulusan Universitas Wahid Hasyim.

Dirinya juga menyampaikan lulusan Universitas Wahid Hasyim sudah banyak diminati oleh dunia kerja baik sekala Nasional maupun Internasional. Termasuk profesi apoteker sebanyak 89 orang yang baru saja lulus fa diminta berbagai perusahaan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Lembaga LLDIKTI VI Jawa Tengah Bhimo Andoko SH MH yang turut hadir meberikan sambutan akan pentingan Inovasi diri agar terciptanya hal-hal baru untuk dapat dimanfaatkan Masyarakat luas.

"Sarjana yang baik akan terus mengembangkan diri, membuat solusi baik di tengah permasalahan Masyarakat" ujarnya.

Turut hadir pada wisuda Duta Besar Republik Indonesia untuk Afghanistan Dr. H Arief Rahman. Dirinya memberikan pesan jika gelar yang diterima merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan.

"Gelar harus diartikan untuk menjadikan kita lebih berani beraksi dan wujudkan cita-cita kita semua dalam menjalankan Ibadah sehari-hari" ungkapnya.

Beberapa lulusan Universitas Wahid Hasyim yang telah bekerja di Kedutaan Besar Afghanistan memberikan kesan yang sangat baik, sehingga Duta Besar berharap Universitas Wahid Hasyim terus mencetak lulusan yang memiliki karakter keilmuan yang baik untuk dapat diterapkan di Masyarakat.

Dubes juga berpesan Lulusan Universitas Wahid Hasyim agar dapat meningkatkan kemampuan membangun hubungan ditingkat Internasional.

"Ini bukan hanya untuk Program Studi Hubungan Internasional, tetapi kita semua dapat meningkatkan diri kita untuk membangun kerja di tingkat Internasional. Bukan hanya untuk Wisudawan tapi manfaat tersebut dapat meningkatkan kualitas almamater kita" pungkasnya.(Sgi)

Kredit

Bagikan