Bundaran Tugu Kartasura Titik Terpadat Arus Mudik

user
agus 03 Mei 2022, 17:31 WIB
untitled

SUKOHARJO, KRjogja.com - Bundaran Tugu Kartasura menjadi jalur mudik dengan peningkatan jumlah kendaraan tertinggi di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada Idul Fitri tahun 2022. Kendaraan yang melintas naik dengan angka tertinggi diatas 73 persen saat puncak mudik dibanding hari normal biasa. Kenaikan juga diperkirakan akan terjadi saat puncak arus balik nanti.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (3/5) mengatakan, jalur mudik paling padat terjadi di wilayah Kecamatan Kartasura. Tertinggi di bundaran tugu Kartasura dan simpang empat Kartasura. Kenaikan jumlah kendaraan terjadi karena wilayah Kartasura merupakan titik pertemuan kendaraan dari barat meliputi Yogyakarta, Semarang, Jakarta dan Jawa Barat.

Kendaraan yang masuk wilayah Kecamatan Kartasura sebagai transportasi mudik lebaran seperti bus, mobil pribadi, travel dan sepeda motor. Jumlah kendaraan tertinggi masuk wilayah Kecamatan Kartasura terjadi pada 29 April saat puncak mudik lebaran tahun 2022 sekitar 73 persen dibanding hari normal biasa. Tertinggi sebelumnya pada 28 April diangka 57 persen.

Berdasarkan data pemantauan di bundaran tugu Kartasura data lalu lintas normal di sana 33.987 kendaraan. Sedangkan pada 28 April 2022 diketahui meningkat 57,98 persen atau 53.255 kendaraan. Rinciannya, angkutan barang 6,2 persen, angkutan penumpang 1,8 persen, mobil 29,3 persen dan sepeda motor 62,7 persen.

Peningkatan jumlah kendaraan pemudik yang masuk wilayah Kecamatan Kartasura sudah diantisipasi petugas gabungan. Pengaturan dilakukan petugas untuk memperlancar arus lalu lintas. Kalaupun ada penumpukan kendaraan tidak sampai menyebabkan kemacetan panjang.

Petugas gabungan sudah melakukan rekayasa lalu lintas dengan menggunakan beberapa jalur alternatif. Kendaraan diarahkan ke jalan lain pada saat terjadi penumpukan di bundaran tugu Kartasura.

"Puncak arus mudik sudah terjadi pada 29 April lalu dan kami perkirakan puncak arus balik lebaran tahun 2022 terjadi pada 8 Mei. Sebab 9 Mei aktivitas sudah normal baik aparatur sipil negara (ASN), pekerja dan siswa sekolah sudah masuk kembali," ujarnya.

Dishub Sukoharjo sekarang sudah bersiap melakukan pengaturan lalu lintas arus balik lebaran. Para pemudik akan melakukan perjalanan balik ke daerah perantauan sejak awal sesuai imbauan pemerintah pusat. Hal ini dilakukan pemudik untuk menghindari kemacetan panjang kendaraan.

"Arus balik kami perkirakan mulai terjadi mulai 4 Mei dan jumlah kendaraan arus balik akan terus meningkat hingga 7 Mei dan puncaknya 8 Mei," lanjutnya.

Perkirakan arus balik juga diketahui Dishub Sukoharjo dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan petugas terkait. Termasuk pengelola PO bus mengingat rata-rata permintaan pemudik melakukan arus balik mulai 4 Mei hingga 8 Mei. Daerah tujuan terbanyak penumpang bus ke arah Jakarta dan Jawa Barat sekitarnya.

Toni menegaskan, Dishub Sukoharjo bersama petugas gabungan siap mengamankan arus balik lebaran tahun 2022. Petugas masih berjaga secara bergantian di pos pengamanan (Pospam) yang telah disediakan. Salah satunya yakni di  Kecamatan Kartasura. Sedangkan dua lainnya di Solo Baru, Kecamatan Grogol dan Sukoharjo Kota, Kecamatan Sukoharjo.

"Pemudik lokal masih kami lihat keluar masuk wilayah Solo Raya. Artinya mereka merupakan pemudik dari daerah terdekat Solo Raya. Ada juga aktivitas warga silaturahmi dengan keluarga. Petugas masih melakukan pengaturan arus lalu lintas," lanjutnya.

Dishub Sukoharjo mengimbau pada pemudik yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tidak membawa barang berlebihan. Sebab hal itu akan membahayakan pemudik itu sendiri termasuk kendaraan yang digunakan.

"Mungkin karena sudah dua tahun tidak mudik, para pemudik yang terpantau banyak membawa barang berlebih. Kami pantau barang tersebut diletakan di atas mobil pribadi dan sepeda motor. Ada juga pemudik menggunakan bus membawa banyak barang bawaan," lanjutnya.

Toni juga mengimbau pada pemudik untuk tidak memaksakan diri melakukan perjalanan saat kondisi badan sudah lelah. Para pemudik diminta beristirahat di tempat yang telah disediakan petugas untuk memulihkan tenaga.

"Apabila lelah maka istirahat dan jangan dipaksakan. Para pemudik juga apabila sakit atau kurang enak badan maka bisa meminta bantuan pada petugas di Pospam. Semua demi keselamatan pemudik," lanjutnya. (Mam)

Kredit

Bagikan