Pastikan Pemudik Booster, Direncanakan Sampling Acak di Obwis

user
danar 24 April 2022, 17:10 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemda DIY sudah menyiapkan sejumlah strategi guna memastikan kesehatan para pemudik. Di antaranya dengan berencana melakukan sampling secara acak di destinasi atau objek wisata (obwis) untuk memastikan pemudik atau wisatawan sudah mendapatkan booster. Kebijakan itu diberlakukan untuk mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 di DIY selama libur lebaran.

"Saat ini sentra vaksin dibuka terus karena sekarang yang paling efektif lewat sentra vaksin. Selain itu untuk mengetahui wisatawan atau pemudik sudah divaksin, kami berencana melakukan sampling di destinasi wisata untuk memastikan pemudik sudah vaksin. Kalau ditemukan ada yang belum vaksin akan diarahkan ke sentra vaksin terdekat," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Drs Baskara Aji di Yogyakarta, Sabtu (23/4/2022).

Menurut Baskara Aji, Pemda DIY menyiapkan sentra-sentra vaksin di kabupaten/kota untuk memudahkan pemudik yang ditemukan belum mendapatkan vaksinasi. Mereka bisa datang ke sentra-sentra vaksin untuk mendapatkan vaksin, termasuk booster. Sentra-sentra vaksin itu tidak hanya di semua puskesmas atau dinas kesehatan. tapi juga bandara. Apabila masyarakat yang didalamnya termasuk wisatawan dan pemudik sudah mendapatkan vaksin booster diharapkan bisa menekan adanya penularan Covid-19 setelah libur Idul Fitri.

"Kami prediksikan jumlah pemudik yang datang ke Yogya akan mengalami kenaikan. Untuk itu meski kasus Covid-19 sudah mulai melandai, kami tekankan kepada para pemudik untuk mentaati Prokes. Sedangkan bagi Satgas Covid-19 yang ada di desa kami minta lebih meningkatkan koordinasi dan pengawasan, terutama bagi pemudik," paparnya.

Sementara Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol (UHP) Setda DIY Ditya Nanaryo Aji melaporkan, kasus konfirmasi positif harian Covid-19 di DIY bertambah 16 kasus sehingga total 220.448 kasus pada Sabtu (23/4/2022). Rerata kasus positif harian mencapai 0,52 persen dengan jumlah kasus aktif mencapai 237 kasus.

"Riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19 yang baru tersebut sebanyak 9 kasus berasal dari tracing kontak kasus positif dan 7 kasus periksa mandiri," ujarnya.

Ditya mengatakan, angka kesembuhan bertambah signifikan sebanyak 7 kasus dengan demikian total kasus kesembuhan di DIY mencapai kasus 214.327. Sementara itu, kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di DIY juga dilaporkan terjadi penambahan 1 kasus sehingga total kasus meninggal menjadi 5.884 kasus.

"Jumlah orang yang diperiksa sampelnya di DIY sebanyak 3.087 orang. Case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan sebanyak 97,22 persen dan Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat fatalitas kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2,67 persen di DIY," paparnya.(Ria/Ira)

Kredit

Bagikan