Kadin DIY Menuju Media Digital

user
redaksi 10 April 2022, 12:41 WIB
untitled

YOGYA, KRJOGJA.com - Media digital adalah media yang digunakan orang sebagai sarana menerima ataupun memberikan informasi melalui suatu platform digital.

Biasanya terhubung dengan perangkat internet, dan identik dengan penggunaan teknologi di dalamnya. Selanjutnya media analog atau media tradisional adalah media atau sarana informasi yang belum terikat pada penggunaan teknologi.

Guna menuju penggunaan media digital aka diperlukan transformasi media, yaitu perubahan dari media analog menuju media digital. Berkaitan dengan hal tersebut KADIN DIY menyelenggarakan “Workshop Transformasi Pengembangan Media Informasi dan Sosialisasi Tata Kelola Organisasi” pada akhir pekan ini di Kantor Pusat Bank BPD DIY (Sabtu, 9 April 2022).

Selaku narasumber dalam acara workshop tersebut antara lain Kiki Rizky Paruntu (Direktur Program & Digitalisasi KADIN Indonesia), Tata Wahyudin (Direktur Organisasi & Keuangan KADIN Indonesia), Robby Kusumaharta (Waketum Bidang Organisasi & Keanggotaan), dan Rendy Mahardika (Komtap Teknologi Informasi KADIN DIY).

Adapun moderator Tim Apriyanto (Komtap Pembinaan & Pengembangan Kesekretariatan KADIN DIY) dan Fransisca Diwati (Komtap Kehumasan KADIN DIY).

Peserta workshop adalah seluruh Waketum atau yang mewakili. Di samping itu juga hadir, GKR Mangkubuni (Ketua Umum KADIN DIY) dan Syahbenol Hasibuan (Penasehat KADIN DIY).

“Digitalisasi media sangat dibutuhkan oleh organisasi, termasuk KADIN Indonesia”, jelas Kiki Rizkly Paruntu.

Kiki menjelaskan KADIN Indonesia secara bertahap menerapkan digitalisasi media dengan harapan sosialisasi dan komunikasi dengan seluruh anggita dan KADIN di selurub Indonesia menjadi lebih optimal.

“Rencana KADIN DIY untuk membangun media digital layak diacungi jempol”, puji Kiki.

“KADIN DIY sedang menyiapkan media dengan platform digital, yaitu Kadindiy TV, Kadindiy Magz, Kadindiy.id dan Kadindiy Medos”. jelas Rendy Mahardika.

Menurut Rendy dengan dukungan seluruh perngurus KADIN DIY maka rencana meuwjudkan media digital KADIN DIY bukan merupakan impian.

“Di era saat ini, setiap organisasi, baik profit dan non profit, harus dikelola dengan tata kelola yang baik dan manajemen modern”, jelas Tata Wahyudin.

Menurut Tata, KADIN Indonesia dalam menjalankan tugas dan fungsinya selalu mendasarkan pada tata Kelola yang baik. Dalam hal ini manajmeen modern diterapkan dengan tetap mendasarkan pada visi, misi, tujuan dan regulasi organisasi yang telah ditentukan.

“KADIN DIY mempunyai pekerjaan rumah yaitu secara bertahap harus mengoptimalkan jalannya roda organisasi agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya”, tegas Robby Kusumaharta.

Selanjutnya Robby berharap setiap bidang di bawah Waketum dapat menjalankan program yang telah disusun sehingga KADIN DIY dapat bermanfaat bagi anggotanya, dunia usaha dan masyarakat.

“Saya berharap seluruh pengurus KADIN DIY yang hadir dalam acara workshop dapat memperoleh pelajaran yang berharga sehingga dapat mengoptimalkan gerak roda organisasi”, harap GKR Mangkubumi dalam sambutan penutupan.

Menurut Ketua Umum KADIN DIY, untuk menuju digitalisasi media dan tata Kelola organisasi yang baik sangat bergantung kepada dukungan seluruh pengurus.

Di samping itu, dukungan pemangku kepentingan juga diperlukan sehingga media digital KADIN DIY dapat segera direalisasikan. (*)

Kredit

Bagikan