KPU Bantul Serahkan Arsip Pemilu ke Dinas Perpustakaan

user
agus 17 Desember 2021, 07:43 WIB
untitled

BANTUL, KRJogja.com - KPU Kabupaten Bantul menyerahkan arsip Pemilu 2014 dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2015 kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul,Kamis (16/12).

Penyerahan dilakukan Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Drs Sukrisna Dwi Sutanta MSi. Arsip yang diserahkan KPU Bantul diantaranya berupa rekapitulasi hasil perhitungan suara di tingkat desa, kecamatan untuk Pemilu 2014.

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, selain itu juga diserahkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan 2015 serta laporan dana kampanye partai politik untuk Pemilu 2014. Dijelaskan, penyerahan arsip tersebut didasarkan merujuk Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Jadwal Retensi Arsip Substantif dan Fasilitatif Non Kepegawaian dan Non Keuangan Komisi Pemilihan Umum.

Menurutnya, merujuk Peraturan KPU tersebut, hasil-hasil pemilu dan pemilihan masa aktifnya selama 5 (lima) tahun. Setelah masa aktif masuk dalam masa retensi statis permanen. Kemudian arsip yang sudah masuk dalam kategori statis diserahkan ke lembaga kearsipan daerah dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Sukrisna Dwi Sutanta mengapresiasi KPU Bantul yang punya komitmen melaksanakan pengelolaan arsip dengan baik. Karena sebagai penyelenggara negara, KPU wajib mengamankan dokumen negara. Proses pengamanan dokumen negara dengan cara menyerahkan ke lembaga kearsipan daerah. Arsip statis yang diserahkan KPU Bantul bakal disimpan di depo arsip milik Pemkab Bantul.

Depo arsip punya standar pengaman dan penyimpanan ketat. Termasuk hal akses masuk hanya dimiliki pihak-pihak yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tantangan pengelolaan arsip adalah penyimpanan arsip secara digital. Penyimpanan arsip secara digital tentunya dilakukan mengingat pemilu 2024 akan diarahkan pada kegiatan berbasis digital. "Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen akan menjaga dan merawat arsip Pemilu dan Pemilihan baik itu berupa dokumen fisik maupun dokumen digital," ujarnya. (Roy)

Kredit

Bagikan