MPC Pemuda Pancasila Kulonprogo Sayangkan Pernyataan Junimart Girsang

user
danar 25 November 2021, 23:10 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Jajaran Pengurus Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kulonprogo mendesak anggota DPR RI Junimart Girsang meminta maaf atas pernyataannya yang meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk tidak memberikan atau memperpanjang izin organisasi PP.

Ketua MPC PP Kulonprogo, Bagus Jalu Anggara menegaskan, Junimart harus segera meminta maaf atas perkataannya tersebut, karena telah melukai hati dan perasaan para pengurus, kader, anggota dan simpatisan PP.

"Kami menyayangkan ucapan Junimart Girsang dan minta yang bersangkutan mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf secara resmi dan terbuka," tegas Jalu dalam keterangan tertulisnya yang diterima KRJogja.com, Kamis (25/11/2021).

Jalu menilai pernyataan Junimart Girsang sangat tidak pantas dan menyinggung perasaan jajaran pengurus, kader, anggota dan simpatisan PP secara umum. Apalagi yang bersangkutan merupakan anggota DPR RI yang setiap pernyataan dan perbuatan hendaknya menjadi suri tauladan.

Ditegaskan, organisasi dan kader PP telah terbukti banyak berkontribusi terhadap bangsa Indonesia. Di antara jabatan penting dan strategis yang dipegang kader PP saat ini adalah Ketua MPR RI dan DPD RI. "Sudah 62 tahun Pemuda Pancasila berdiri di Indonesia. Mustahil organisasi kami bisa eksis selama itu kalau tidak dibutuhkan bangsa dan rakyat Indonesia," jelasnya berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali pada masa-masa mendatang.

"Semoga kejadian ini terjadi hanya karena ketidakpahaman Junimart Girsang terhadap sejarah dan kiprah Pemuda Pancasila di Indonesia dan tidak mengarah pada kepentingan politik tertentu. PP bukan organisasi yang bisa seenaknya dijadikan bahan goreng-gorengan isu," tuturnya.

Sementara itu Sekretaris MPC PP setempat Dwi Wahyu Priyantoro minta seluruh kader PP Kulonprogo untuk mengambil hikmah dari rangkaian peristiwa tersebut.

"Kita semua harus lebih berhati-hati dalam bertindak, terutama saat beratribut organisasi. Apalagi sekarangini kita sedang fokus untuk konsolidasi dan melaksanakan instruksi-instruksi Ketua Umum MPN maupun Ketua MPW DIY," tegas Dwi Wahyu. (Rul)

Kredit

Bagikan