Bahan Kerajinan Makrame Mudah Didapat, Peserta Pelatihan Optimis Bisa Terampil

user
Ary B Prass 17 November 2021, 19:07 WIB
untitled

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Animo puluhan ibu-ibu warga Kapanewon Kalibawang Kulonprogo mengikuti pelatihan pemberdayaan kerajinan makrame atau rajutan yang diadakan BMT Artha Amanah Sanden Kantor Cabang Kulonprogo bekerjasama Lazismu di Pedukuhan Kepiton Kalurahan Banjarasri, Kalibawang cukup tinggi.

"Kami memang semangat mengikuti pelatihan rajutan ini. Karena dapat ilmu baru yang sangat bermanfaat, sehingga nanti kami punya keterampilan dan setelah mahir bisa berinovasi membuat rajutan. Hasilnya dijual untuk menambah perekonomian keluarga," kata salah satu peserta pelatihan, Kustini di sela pelatihan, Rabu (17/11/2021).

Peserta pelatihan optimis bisa mahir dan mampu mengembangkan hasil karya tangan mereka jadi UMKM. Karena selain bahan baku utama rajutan tersebut mudah di dapat di sekitar tempat tinggal, keterampilan tersebut juga hanya membutuhkan ketelatenan, kesabaran dan kerapian.

"Bahan bakunya gedebok (batang) pisang yang telah diolah, sehingga untuk mendapatkan barangnya tidak sulit, banyak di sekitar kita," ujarnya.

Ketua Koperasi Syariah BMT Artha Amanah Sanden Cabang Bantul, Bambang Edi Asmoro menjelaskan, pelatihan pemberdayaan kerajinan makrame rangkaian persiapan peresmian BMT Arta Amanah Sanden Kantor Cabang Kulonprogo yang direncanakan awal 2022.

"Pelatihan ini merupakan kegiatan awal kami di Kulonprogo. BMT kami memang konsen pemberdayaan masyarakat dan calon nasabah yang belum punya usaha. Mereka kami fasilitasi agar mempunyai usaha," jelasnya.

Hasil survei dan assessment, pihaknya melihat kebutuhan masyarakat di Kalibawang, pelatihan pemberdayaan makrame.

"Sehingga kami adakan pelatihan dengan harapan kelak mereka jadi pioner mengembangkan pelatihan dan usaha makrame. Kami berharap kerajinan makrame di Kulonprogo khususnya Kapanewon Kalibawang semakin besar sehingga mampu meningkatkan perekonomi masyarakat," harap Bambang Edi.

Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Diskop dan UKM setempat, Ambar Utami mengapresiasi berbagai pelatihan yang diadakan BMT Artha Amanah Sanden Cabang Kulonprogo.

"Kami minta peserta pelatihan menularkan ilmunya pada masyarakat luas, sehingga usaha rajutan terus tumbuh dan ekonomi masyarakat meningkat," tutur Ambar.

Manajer BMT Artha Amanah Sanden, Farid mengungkapkan BMT ini punya dua divisi, Baitul Maal dan Tanwil.

"Hari ini kami dukung di Baitul Maalnya. Warga yang belum punya usaha kami bantu sehingga nanti kalau usahanya berkembang menjadi UMKM kami fasilitasi permodalannya," tuturnya.

Diungkapkan, selain pelatihan kerajinan makrame, rangkaian pemberdayaan BMT Artha Amanah Sanden melalui divisi Baitul Maal juga akan diadakan di dua  kapanewon di Kulonprogo yakni pelatihan pemberdayaan usaha dawet bayat di Pedukuhan Suren Kalurahan Pagerharjo Samigaluh pada dengan jumlah 20 peserta pada Rabu (24/11/2021) dan pelatihan pembuatan kripik singkong di Pedukuhan Kalibuko 2 Kapanewon Kokap pada 8 Desember mendatang. (Rul)

Kredit

Bagikan